SINJAI, BKM — Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) Kabupaten Sinjai menemukan delapan orang jamaah tablig asal India melakukan itikaf, taklim dan ceramah Amal Ma’ruf Nahi Mungkar, di Masjid Nurul Huda Dusun Labettang Desa Palae, Sinjai Selatan (2/8).
Kedatangan delapan warga negara dijemput oleh Arifin selaku jamaah tablig di Sinjai dari Bira Kabupaten Bulukumba pada 30 Juli lalu.
Sekretaris Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) Kabupaten Sinjai, A Jefrianto Asapa mengatakan benar ada delapan orang asing berkewarganegraan India berada di Pesa PaLae untuk dakwah islam
“Kami tahu keberadaan mereka setelah di telpon oleh keimigrasian. Paspor berlaku dalam waktu tiga bulan dan visa untuk melakukan syiar Islam di Indonesia,” jelasnya.
A Jefrianto menyampaikan hingga kini Protab tidak menyebut kewenangan Tim pora untuk melakukan tindakan. Pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dandim untuk tetap melakukan pengawasan.
“Seharusnya ada koordinasi dari ke Imigrasian Kab/Kota melakukan antisipasi tentang keberadaan orang asing sehingga kami di Tim Pora tidak kesulitan untuk melakukan pengawasan, takutnya ada gangguan terhadap masyarakat,” tutupnya.
Rencana ke delapan WAN tersebut bersama ustadz Bahtiar menuju Desa Tellulimpoe Kecamatan Tellulimpoe selanjutnya menuju Kabupaten Bone.
Sebelum kedelapan jamaah WNA ini datang di Sinjai, Arifin selaku jamaah tablig terlebih dahulu melapor kepada Kadus Labettang dan Polsek Sinjai Selatan. (din/E)
Tim PORA Awasi Delapan Warga India
×

