LUWU, BKM — Ruang belajar kelas jauh milik SD Desa Kaili, Kecamatan Suli Barat kondisinya memprihatinkan dan butuh bantuan dana Pemkab Luwu.
Tokoh Masyarakat Suli Barat, Rahmat menyoroti adanya ruang belajar kelas jauh di SD Suli Barat yang kondisi memprihatinkan. “Ruang kelasnya masih terbuat dari papan, dindingya pun bocor dan ruang untuk belajar anak murid jauh dari layak,” ujar Rahmat Jumat (3/8)
Rahmat sudah beberapa kali bermohon bantuan angggaran tapi hingga kini tak digubris oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu. “Saya sudah berulang kali memasukan proposal usulan perbaikan kelas jauh di SD Kaili namun tak pernah ada realisasinya,”ketus Rahmat.
Mestinya jelas Rahmar dinas terkait meninjau keberadaan kelas jauh yang kondisinya jauh dari kata layak. Kelas jauh letaknya jauh dari pusat Kota Luwu di Belopa.
”Aksesnya sulit dijangkau mestinya kan ada upaya untuk dibantu anggaran pembangunan kelas permanen sehingga layak dijadikan ruang belajar murid SD, “tandasnya.
Kadis Pendidikan Kabupaten Luwu Amang Usman tak berhasil ditemui. “Pak Kadis lagi melayat di Walmas, nanti kita konfirmasi ulang,”ujar salah satu stafnya saat ditemui BKM Jumat Kemarin
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Luwu
Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif & legislatif (FP2KEL) Ismail Ishak ikut prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya pemerintah seharusnya hadir memberi kelayakan soal proses belajar mengajar anak didik.
”Fasilitas ruang belajar harus layak dan nyaman sehingga anak didik nyaman dan fokus menimba ilmu,” jelas Ismail. (wan/C)

