pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Para Veteran Diminta Tegur Bupati Bila Dianggap Melenceng

JENEPONTO, BKM — Para legiun veteran pada masa perjuangan, berjuang gigih mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tapi jelas musuhnya, yakni Jepang dan Belanda sebagai penjajah bangsa.Sementara sekarang, musuhnya semakin kompleks yakni ketertinggalan, kebodohan, dan provokotor yang biasa menyebarkan berita hoaks yang bisa memecah belah bangsa. ”Makanya, mari lawan hoaks. Setuju,” ajak Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar di hadapan ratusan anggota legiun veteran Kabupaten Jeneponto, di ruang Panrangnuangta kantor bupati Jeneponto, Selasa (14/8).
Turut hadir dalam pertemuan ini, Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto, Dandim 1425, Letkol Sugiri, Kejari Jeneponto, Agus, Ketua PN Jeneponto, Sunaryanto, Sekkab, Syafruddin Nurdin, Ketua Legiun Veteran, Mayor Kudsi, dan para pimpinan Organisasai Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Jeneponto.
Lanjut Iksan mengatakan, tadi saat tepuk tangan Pramuka tidak begitu jauh berbeda dengan tepuk tangan para anggota legiun veteran. Jadi masih ada sisa-sisa semangat juang 45.
”Olehnya itu, kepada seluruh orangtuaku para anggota legiun veteran, saya minta agar menasihati bupati dan seluruh jajaran ke bawah bila melihat ada pekerjaan atau perilaku yang menyimpang dari tujuan kemerdekaan. Kiranya jangan segan menegur atau menyampaikan ke saya selaku bupati,” ujar Iksan Iskandar.
Ketua Legiun Veteran RI Rayon Kabupaten Jeneponto, Mayor Kudsi, mengatakan, jumlah anggota legiun veteran Rayon Jeneponto sebanyak 1.643 orang, dan janda veteran sebanyak 63 orang. Semuanya akan diberi bingkisan tanda ucapan terimakasih dari pemerintah.
Selain dari itu, kata Kudsi, anggota legiun veteran paling rendah umurnya yang lahir 1931-1930, maka dari itu diharap agar ketua Pengadilan Negeri Jeneponto agar memerhatikan tahun kelahiran bagi pemohon anggota legiun veteran. (krk/mir/c)



×


Para Veteran Diminta Tegur Bupati Bila Dianggap Melenceng

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar