MAKASSAR, BKM — Setelah setahun lalu penyidik Polda Sulsel menaikkan ke tahap penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan jaringan pipa di Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, hingga kini progres kasus tersebut penanganannya makin tak jelas.
Menanggapi hal tersebut, lembaga penggiat anti korupsi dari Celebes Law And Transparency (CLAT), mendesak Polda Sulsel untuk segera menuntaskan dugaan korupsi itu yang disinyalir kuat melibatkan anak Wali Kota Palopo, Farid Kasim Judas.
“Kasus ini sudah lama bergulir di Polda bahkan pihak penyidik telah menaikkan status menjadi tahap penyidikan. Akan tetapi penanganannya belum jelas, ” kata Ketua CLAT, Irvan Sabang, Minggu (26/8/2018).
Tidak adanya perkembangan penanganan kasus ini, Irvan meminta penyidik Polda Sulsel dalam hal ini Ditreskrimsus agar lebih serius mengusut dan menuntaskan perkara itu.
“Kami juga meminta agar Polda Sulsel segera menetapkan tersangka. Supaya masyarakat tidak mempertanyakan lagi pengusutan kasus itu. Olehnya itu, Polda harus proaktif dalam mengusut kasus yang diduga terjadi kerugian negara, ” tegasnya.
Diketahui, proyek pengadaan dan pemasangan pipa di Kecamatan Telluwanua menelan anggaran senilai Rp 4,6 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2016.
Dalam pengerjaannya oleh Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, proyek tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi sehingga ditaksir telah merugikan negara.
Selama penyelidikan kasus ini berjalan hingga dinaikkan ke tahap penyidikan, sosok putra mahkota Palopo, Farid Kasim Judas pun sempat dikait-kaitkan dugaan keterlibatannya. (mat)

