pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dewan Desak Digelar Lelang Sekkot

MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar kembali mendesak Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk menggelar lelang Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar. Apalagi, anggaran untuk pelaksanaan lelang sekkot telag dianggarkan sebesar Rp1 miliar.
Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintah, Abdi Asmara menegaskan, desakan untuk segera dilakukan lelang sekkot karena selama setahun ini, jabatan sekkot diisi oleh pejabat sementara yang telah dijabat oleh tiga orang pamong.
“Pak Wali bisa mengajukan itu ke gubernur setelah itu ke Mendagri. Ini kan sudah diatur dalam Perpres No.3/2018 tentang Seleksi Jabatan Sekkot,” ungkapnya, Sabtu (25/8).
Apalagi,legislator Partai Demokrat ini membeberkan kalau pemkot dan dewan telah sepakat lelang sekkot ini dilaksanakan tahun lalu.”Sudah dianggarkan sejak awal tahun lalu, ada dana cadangan yang disiapkan untuk mengadakan seleksi jabatan itu. Dalam Perpres No 3 Tahun 2018 tentang Seleksi Jabatan Sekkot, pemerintah harus update terus berkonsultasi dengan Kemendagri dan gubernur,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Makasaar, Wahab Tahir mengaku jika jabatan sementara bisa diperpanjang lagi hingga tiga bulan sesuai pepres.”Saya kira boleh. makanya kami perjelas di BKD dan mereka juga bilang katanya boleh dengan perpres tahun 2018. Bahwa boleh tiga kali berturut-turut untuk Plt-kan Sekkot dengan catatan persetujuan gubernur. Kalau itu tidak dilaksanakan, maka gubernur bisa menunjuk (Pj),” bebernya.
Anggota Komisi A DPRD Makassar lainnya, Zaenal Beta menjelaskan bahwa pengangkatan Sekkot Makassar harus segera dilakukan, karena sekkot merupakan jabatan yang cukup penting dalam pemerintahan. “Itu harus segera dilakukan, sekkot itukan merupakan tangan kanan dari wali kota,” ucapnya.
Legislator asal Partai PAN ini pun menjamin pengangkatan Sekkot berulang kali ini tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.”
Diketahui, pasca pensiunnya Sekkot Makassar defenitif, Ibrahim Saleh pada 3 Juli 2017 lalu, jabatan paling puncak dalam pola karier PNS di daerah itu telah diisi oleh tiga Penjabat (Pj). Ibrahim digantikan oleh Baso Amiruddin yang merupakan Kepala BPKSDMD Kota Makassar selama 8 bulan.
Kemudian digantikan dengan Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar Muh. Yasir yang menjabat selama 3 bulan dan kini dijabat oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin. Walaupun begitu mengisi jabatan lowong tersebut dengan Pj juga dibenarkan dalam Perpres No.3/2018 tentang Seleksi Jabatan Sekkot. (ita)



×


Dewan Desak Digelar Lelang Sekkot

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar