JENEPONTO, BKM — Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Jeneponto atas pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jeneponto yang berlangsung beberapa waktu lalu.
”Kami sangat mengapresiasi. Dimana tadinya para pengamat Pemilukada yang digelar 27 Juni 2018 lalu, menyebutkan Jeneponto masuk zona merah. Tapi hasilnya, Kabupaten Jeneponto masuk juara 3 nasional teraman,” jelas Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto saat acara salat Jumat di Masjid Besar Nurul Iman Bontosunggu.
Kegiatan ini juga dihadiri penceramah dari anggota komisioner KPU Jeneponto, Ustadz Baharuddin, mantan Cawabup, Muh Kasmin, serta ratusan jamaah Masjid Besar Nurul Iman Bontosunggu, Jumat (7/9).
Lanjut Hery Susanto mengatakan, meski diikuti empat pasang calon, yakni nomor satu pasangan Mulyadi Mustamu dan Muh Kasmin, nomor dua H Muh Syarif dan Thal Fasni, nomor tiga H Iksan Iskandar dan H Paris Yadir, serta nomor empat H Baharuddin BJ dan Isnaad Ibrahim yang semuanya asli orang Turatea Jeneponto, tapi pelaksanaannya berjalan aman dan lancar.
”Mereka ini punya masing-masing adat Sipakatau, Sipakalabbiri, Sipamaling-malingi, sehingga ini saya yakin bahwa hal ini yang menjadi perekat bangsa. Sehingga pelaksanaan Pemilukada berjalan sukses dan aman. Sekali lagi diucapkan terimakasih,” ujar Hery Susanto.
Kapolres juga mengingatkan, sebentar lagi tahun 2019 akan dilaksanakan pemilihan presiden, pemilihan anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi Sulsel, dan DPRD Kabupaten Jeneponto. Olehnya itu diharapkan kepada seluruh masyarakat agar jangan terprovokasi dengan berita-berita hoaks. Tapi kiranya mengikuti jejak Pilkada damai. Dimana, Jeneponto masuk juara tiga nasional teraman.
”Semoga raihan ini bisa dipertahankan,” katanya. (krk/mir/c)
Kapolres Apresiasi Pilkada Jeneponto
×

