PANGKEP, BKM — Ada tiga titik pawai obor yang digelar masyarakat Pangkep dalam menyambut 1 Muharram 1440 Hijriah, Senin (10/9) malam.
Pelaksanaan pawai obor digelar DPD II KNPI Pangkep di depan Rujab Bupati Pangkep, Santri IMMIM Putri di lapangan Kelurahan Minasa Te’ne dan Pemuda Ujungloe .
Pawai obor depan Rujab Bupati diawali dengan pasukan drumband menjadi pembuka kemudian disusul barisan siswa lainnya melakukan jalan kaki sambil membawa obor menuju jalan Sukowati.
Peserta pawai obor di Pangkajene dikawal ketat aparat kepolisian karena melintasi jalan poros Pangkep-Makassar.
Polisi kemudian melakukan sistem buka tutup jalan poros untuk mengamankan pawai dan mengurangi kemacetan disekitar jembatan kota Pangkajene.
Di Lapangan Minasa Te’ne, ratusan santriwati dari Pesantren IMMIM Putri meramaikan pawai obor sambil berjalan kaki.
Kemeriahan gerak jalan sebagai bentuk berhijrah ini bertambah semarak karena para santriwati dilengkapi dengan musik drumband.
Pimpinan Kampus Ponpes IMMIM Putri Minasa Te’ne, Nurhudayah menyatakan pihaknya baru juga pertama kali melibatkan santriwati dalam gelar pawai obor menyambut 1 Muharram 1440 Hijriah.
“Kegiatan menyambut tahun baru Islam, tahun – tahun sebelumnya hanya bersifat rangkaian dari beberapa kegiatan saja. Suasana begini sangat disukai santriwati karena dengan berjalan kaki membuat mereka merasakan suasana lain. Sekaligus ikut merasakan bagaimana Nabi Muhammad saw ketika melakukan kegiatan hijratur Rasul pada waktu itu, ” ucap Nurhudayah.
Begitu pula dengan pawai obor yang digelar pemuda Ujungloe. Ratusan remaja menggelar pawai obor dengan melakukan perjalanan menyusuri jalan di Kampung Ujungloe di Kelurahan Minasa Te’ne. (Udi)

