BANTAENG, BKM — Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN), lingkup Pekan Bantaeng, menggelar aksi damai, Senin (10/9) di dua lokasi, yakni, di lapangan upacara kantor bupati dan DPRD.
Aksi tersebut dimotori Saharuddin Daeng Rido, yang sehari-hari berkantor di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Kata dia, aksi yang dipimpinnya itu bertujuan menuntut pemerataan tunjangan bagi ASN.
Menurutnya, Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) adalah setiap ASN. Tapi, kata dia, anehnya, pembayaran TPP tersebut sampai saat ini tidak jelas. Malah, lanjutnya, ada kesan diskriminatif, yaitu, hanya instansi tertentu saja yang dibayarkan.
Rido (sapaan Saharuddin), menuding Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) tidak transparan. Diperparah lagi, kata dia, TPP hanya dibayarkan kepada ASN lingkup BPKD saja.
Rido yang sebelum menjadi ASN dikenal sebagai aktifis, mempertanyakan beban kerja antara BPKD dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Dia mencontohkan ASN yang bertugas di Brigade Siaga Bencana yang beban kerjanya juga cukup berat tapi kenapa TPPnya tidak dibayarkan.
Aksi ini cukup mengejutkan sejumlah ASN, karena usai upacara bendera, Rido langsung mengambil mic lalu berorasi. Selanjutnya, Rido diikuti puluhan ASN menuju gedung DPRD dan diterima legislator asal PKS, Suwardi.
Hasil dialog dengan dewan, disepakati pemanggilan pihak terkait, diantaranya, BPKD, Inspektorat, Bagian Hukum Setda. “Kami meminta agar pihak terkait tidak bermain-main dalam menyikapi masalah ini”, tandas Rido. (wam/C)
Gegara TTP, ASN Gelar Aksi
×

