pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rel Kereta Api Disiapkan Sepanjang 68 Km

MAKASSAR, BKM — Setelah molor sekitar 10 hari dari jadwal yang ditentukan, akhirnya rel kereta api untuk jalur trans Sulawesi tiba dipelabuhan Garongkong Kabupaten Barru.
Keterlambatan itu diakibatkan cuaca di laut yang kurang bersahabat.
Tahap pertama, sebanyak 21.640 batang rel kereta yang diangkut empat kapal akan berlabuh di Pelabuhan Garongkong.
Kapal pertama, Peggy Way, tiba di pelabuhan Garongkong dengan muatan 5360 rel kereta. Rel kereta itu dibuat oleh perusahaan Jepang Nippon Steel Factory.
Tiga kapal lainnya diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Garongkong pada 4 November, 7 November, dan pertengahan November mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Rel Kereta Jawa dan Wilayah Timur, Ferdian menjelaskan rel kereta api yang disiapkan pada tahap pertama ini untuk jalur kereta sepanjang 68 km.
Dia menambahkan, kendati kapal pertama pengangkut rel kereta api molor dari jadwal yang telah ditentukan, namun tidak akan mengganggu time frame atau jadwal kerja di lapangan.
“Target dari pusat, pemasangan rel kereta akan dilakukan beberapa bulan ke depan,” jelas Ferdian, Jumat (30/10).
Sejauh ini, kata PPK Perkeretaapian Sulsel, Henry Hidayat menjelaskan, sejauh ini aktifitas di lapangan pembuatan badan jalan kereta api. Namun, jika Presiden Joko Widodo akan melakukan peninjauan dan pemasangan rel kereta api pada pertengahan November mendatang, pihaknya akan mengupayakan rencana itu dilakukan.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang berkesempatan menyaksikan langsung proses bongkar pertama rel kereta api itu dari kapal Peggy Way ke mobil trailer untuk dibawa ke lokasi proyek.
Agus merasa optimistis mega proyek bersejarah itu akan berjalan sesuai rencana.
Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota akan mendukung proyek itu sepenuhnya. Termasuk memfasilitasi pembebasan lahan.
Sejauh ini, kata Agus, belum ada persoalan berarti yang ditemukan terkait masalah pembebasan lahan. Jika pun ada, berdasarkan aturan, pemerintah daerah akan menyerahkan persoalan itu ke pengadilan. Artinya pembebasan lahan dilakukan secara konsinyasi.
“Pembebasan lahan kita selesaikan secara bertahap. Setelah selesai Kabupaten Barru, lanjut Parepare, Pangkep, dan Maros,” jelasnya.
Melihat progres kerja di lapangan, Agus optimistis akhir Desember mendatang, sepanjang 16 km jalur kereta api bisa dirampungkan sesuai target. (rhm/war/c)



×


Rel Kereta Api Disiapkan Sepanjang 68 Km

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar