MAKASSAR, BKM–Kota Makassar kembali menargetkan juara umum pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI Kabupaten Pinrang, 23 sampai 30 Septerber 2018 ini. Bukan hanya juara umum, peraihan medali pada Porda tahun ini pun ditargetkan melebihi Porda sebelumnya di Bantaeng.
Ketua KONI Makassar, Agar Jaya mengatakan, Makassar memang diunggulkan dalam Porda tahun ini. Ia pun mengatakan Makassar juga telah siap mempertahankan predikat juara umum Porda dengan kualitas yang lebih baik. Artinya, perolehan medali tahun ini harus lebih banyak dibanding Porda sebelumnya.
Jika sebelumnya Makassar meraih 57 emas, kali ini targetnya adalah 122 emas. Selain emas, Makassar juga menargetkan bisa meraih 84 perak dan 80 perunggu. Jadi total target perolehan medali adalah 286 medali.
Ada empat cabang olahraga (cabor) yang menjadi unggulan. Antara lain ada Dayung, Renang, Menembak dan Kempo.
“Kita targerkan ada sembilan sampai diatas 10 medali emas yang bisa diraih di keempat cabor unggulan itu,” kata Agar.
Kontingen Makassar juga mengikutkan lebih dari 70 orang Atlit yang akan mengikuti pertandingan Eksebishi pada 7 Cabang Olahraga. Yaitu Renang diperairan terbuka, Anggar, Barongsai, Gateball, Petanque, Basket Tree On Tree dan Yong Moodo.
Seluruh Kontingen yang akan diberangkatkan ke Pinrang sendiri telah mengikuti Pemusatan Latihan (TC) berjalan sejak awal Mei sampai dengan hari ini. Anggota kontingen akan berangkat secara bertahap sesuai dengan jadwal yang ditetapkan lebih awal oleh beberapa cabor yang bersangkutan. Pemberangkatan terakhir direncanakan pada Sabtu (22/9) pagi.
Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan, jika dirinya optimis kalau Makassar kembali meraih juara umum. Daeng Ical, sapaannya, juga mengatakan pasti memberi bonus kepada para atlet yang meraih medali.
Ia juga menggaransi bahwa pemberian bonus kali ini tak akan telat lagi seperti tahun lalu. Karena hibahnya sekarang sudah diberikan seluruhnya kepada KONI, bukan lagi dari pemerintah yang langsung memberikan.
“Pasti ada bonusnya, kita sudah anggarkan di KONI. Kita berharap pemberian bonus tidak telat lagi karena sekarang hibah dananya ada di KONI, dulu kan di pemerintah kota,” kata Daeng Ical.
Pemerintah Kota Makassar sendiri sudah menganggarkan di 2018 ini untuk KONI sebesar Rp26,5 miliar. Dana tersebut yamg akan dikelola oleh KONI termasuk berapa besaran bonus untuk para atlet.
“Untuk bonus kita serahkan ke KONI, kita sudah anggarkan semua. Nanti mereka yang menentukan berapa besaran bonusnya,” tambahnya.
Pada Porda ini, pemerintah juga akan mentukan dan melakukan pengembangan olahraga yang berorientasi prestasi. Olehnya beberapa cabor nantinya akan dilakukan pembinaan khusus setelah Porda ini berakhir.
“Untuk olahraga-olahraga tertentu itu, kita mau memang dilakukan pembinaan khusus. Nanti dilihat mana cabor yang potensial. Potensial krn sumberdayanya kita lengkap, atletnya kita ada dan banyak, kemudian pembinaannya sdh terstruktur,” jelas Daeng Ical.(nug/war/b)
Makassar Kembali Targetkan Juara Umum
×

