TAKALAR, BKM-Usai melakukan pengurusan proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Takalar dengan berbagai bentuk lobi, sejumlah rekanan di daerah ini kembali menjerit dan mengeluh lantaran adanya permintaan fee dari sejumlah oknum pejabat. Besaran fee sesuai dengan nilai kontrak setiap pekerjaan.
“Mau tidak mau, rekanan harus menempuh jalur tersebut, karena kapan kita tidak ikut tradisi seperti itu otomatis pencairan anggaran akan dipersulit dengan berbagai alasan,” kata Nurrahman, juga salah seorang rekanan, Jumat (21/9).
Sementara, salah satu Kepala Bidang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar yang berhasil dikonfirmasi terkait adanya praktek fee membantah keras tudinganrekanan.
“Tidak benar ada permintaan uang yang dilakukan oleh pejabat kepada para rekanan yang akan mengurus pencairan dana. Sekali lagi itu informasi yang tidak benar,” Tandas Zainuddin, Kepala Bidang PSDA Dinas PU Takalar. ari irawan)

