pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anak Tega Bunuh Ayah Kandungnya

GOWA, BKM — Entah apa yang merasuki sehingga Lutfi Dg Se’re (36) tega menganiaya ayah kandungnya Dg Laja (65) hingga lelaki paruh baya ini menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (22/9/2018) pukul 13.30 Wita. Peristiwa ini menggegerkan warga Dusun Paku, Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Lutfi Dg Se’re tidak bisa mengelak lantaran perbuatan teganya terhadap ayahnya disaksikan oleh ponakannya bernama Luna (9), cucu korban yang juga anak dari tersangka. Tak ayal Lutfi Dg Se’re pun begitu mudah diamankan petugas Kepolisian hari itu juga.

Selain Luna, aksi nekat Lutfi Dg Se’re juga disaksikan Jumaliah (33) anak korban dan Junaidi (13) anak pelaku yang juga cucu korban. Berdasarkan kronologisnya, Jumaliah mengatakan didatangi Junaidi dan diberitahukan bahwa kakeknya telah meninggal dunia di rumahnya.

Kemudian Jumaliah bersama para tetangganya langsung lari menuju ke rumah ayahnya yang terletak tidak jauh dari rumahnya. Setelah sampai di rumah korban, Jumaliah bersama warga lainnya ternyata tidak bisa masuk karena pintu sudah dikunci rapat oleh Lutfi dari dalam.

Karena mulai emosi, Jumaliah dibantu warga lainnya lalu mendobrak paksa pintu tersebut dan pada saat pintu terbuka Lutfi sudah tidak ada di dalam rumah korban.

Setelah berhasil masuk, terlihat korban tergeletak di dekat kamar mandi. Jazad korban pun lalu digotobg waega ramai-ramai ke runah Jumaliah untuk disemayamkan.

Pihak keluarga Jumaliah lalu melaporkan kejadian pembunuhan itu ke Polsek Pallangga sehingga tak lama berselang sejumlah personil dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pallangga, Ipda Ali Akbar tiba dan langsung olah TKP. Berselang beberapa menit tim Inafis Polres Gowa juga tiba dan langsung melakukan identifikasj dan memeriksa kondisi jazad korban.

Dari hasil identifikasi petugas ditemukan sejumlah luka bekas tanda kekerasan di wajah, tangan dan di tubuh korban. Dari kondisi tubuh korban terdapat luka baru maupun tanda luka lama. Diduga aksi penganiayaan terhadap korban diduga kerap dilakukan oleh Lutfi.

Hal itu diungkap Luna, salah seorang cucu korban yang mengaku sering melihat kakeknya dipukul oleh ayahnya (Lutfi) dengan menggunakan tangan maupun meninju tubuh korban.

Kanit Reskrim Polsek Pallangga, Ipda Ali Akbar menjelaskan dari hasil olah TKP pihaknya mengamankan
sebatang kayu, cangkul serta senjata tajam.

“Barang bukti ini kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan. Kami masih menyelidiki motif dan dugaan penganiayaan yang menewaskan korban yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri. Kami juga telah memasang garis polisi dan melarang warga untuk masuk di rumah korban selama proses penyelidikan,” jelas Ipda Ali Akbar.

Sementara hasil interogasi Kepolisian terhadap Luna, saksi yang masih berstatus murid SD ini mengaku pada Jumat (21/9/2018)
sekitar pukul 12.00 Wita melihat ayahnya Lutfi Dg Se’re memegang leher kakeknya lalu meninju pipi korban dan kaki korban yang selama ini tidak mau lurus karena sakit, ditarik paksa oleh pelaku kemudian pelaku kembali memukul tangan korban dengan menggunakan tangan kosong.

Sekitar pukul 14.30 Wita tim medis dari Puskesmas Kampili tiba dirumah duka (rumah Jumaliah) dan langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap diri korban. Hasilnya, terdapat luka pada punggung tangan kiri sampai ujung jari kelingking, jari tengah, jari manis ukuran 12 Cm, lebar 8 Cm, luka di ibu jari panjang 9 Cm, lebar 4 Cm.

Luka lebam juga terdapat pada bahu sebelah kiri atas sampai pertengahan lengan luar. Luka kering pada pergelangan tangan kiri diameter 1,5 Cm dan luka lebam/memar pada tangan kanan luar. Luka pada punggung tangan panjang 5 Cm, lebar 2 Cm.

Juga terdapat luka lebam/memar pada kepala bagian belakang kanan atas panjang 3 Cm, lebar 1 Cm serta luka lebam/memar pada bagian alis kiri atas.

Juga terdapat luka lebam/memar pada bagian bawah telinga sebelah kiri sampai kebagian mulut menjalar ke belakang. Terdapat luka PuSh (bernanah) pada ujung penis berbau dan terdapat cairan putih pada bagian penis. Terdapat luka lebam/memar pada bagian dibawah lutut kiri panjang 4 Cm, lebar 3 Cm serta luka lebam/memar pada bagian punggung kaki sebelah kiri panjang 0,3 Cm dan lebar 0,5 Cm.

Tim medis juga menyebutkan jika terdapat luka lebam/memar pada bagian pergelangan kaki diameter 0,8 Cm serta luka lebam pada punggung bagian atas panjang 20 Cm, lebar 10 Cm.

“Dari hasil pemeriksaan medis diduga terdapat tanda-tanda kekerasan dikuatkan dengan banyaknya luka-luka yang terdapat ditubuh korban serta keterangan saksi Luna cucu korban yang melihat secara langsung aksi penganiayaan yang dilakukan terduga pelaku terhadap korban,” jelas Kanit Reskrim Polsek Pallangga. (sar)



×


Anak Tega Bunuh Ayah Kandungnya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar