GOWA, BKM — Berharap pendistribusian logistik bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng aman dari para penjarah, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga akan perketat pengantaran logistik tersebut.
Rencananya logistik ini akan diberangkatkan lewat jalan darat menggunakan sedikitnya 8 buah truk pada Jumat (5/10/2018) subuh nanti dengan pengawalan personil bersenjata lengkap.
Dalam pengantaran logistik ini Kapolres Gowa akan turut serta memimpin langsung penyaluran logistik.
Selain membawa sejumlah personil bersenjata lengkap, Kapolres Shinto juga menyertakan sejumlah awak media yang ingin melihat langsung kondisi Palu dan sekitarnya.
Hingga Kamis sore tadi, pasokan bantuan dari masyarakat terus mengalir. Namun dari pendataan yang dilakukan jajaran personil di posko peduli gempa Palu Donggala bantuan yang masuk hingga Rabu (3/10/2018) malam secara rinci yakni pakaian layak pakai 452 karung, mie instan 387 dos, air mineral 275 dos, beras 41 karung, makanan ringan 45 dos dan 1 karung, tikar dan terpal 12 lembar, alat mandi dan obat-obatan 33 dos, 7 dos berisi popok pembalut wanita tissu basah, sarung 35 lembar, susu cair dan bubuk 20 dos dan minyak goreng 2 dos.
Pantauan media Kamis sore tadi terlihat kesibukan para personil Polres Gowa mengepak bantuan logistik dan mengangkatnya ke dalam truk.
Dalam persiapan pemberangkatan logistik Jumat subuh besok, Kapolres Gowa turut serta mengangkat berkarung-karung bantuan ke bak truk.
Ditemui disela kesibukannya mengangkat barang bantuan, Shinto mengatakan dirinya ikhlas berbuat demi membantu masyarakat korban gempa dan tsunami di Sulteng.
“Barang yang diangkut ke dalam truk ini belum seberapa, saya pribadi beserta jajaran ikhlas untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, lumayanlah sekalian olahraga dikit. Saya juga memastikan pendistribusian logistik ini aman sampai di pengungsian para korban,“ kata Shinto tersenyum.
Selain mencurahkan perhatian kepada korban Palu Donggala dan Sigi, Kapolres Shinto juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan ke Polres Gowa jika melihat atau mengetahui titik-titik kedatangan pengungsi asal Sulteng di Makassar terlebih di Gowa.
“Masyarakat atau rekan-rekan wartawan yang mengetahui titik pengungsi warga Palu-Donggala di wilayah Makassar Raya dan Gowa dimohon segera sampaikan kepada kami (Polres) sebab kita tentu akan menyalurkan bantuan kepada pengungsi tersebut. Kita akan berikan sebagian donasi natura yang ada di mako Polres kepada para pengungsi yang ada di Makassar Raya dan Gowa ini,” kata Shinto.
“Kami data dulu dan lihat kondisinya lalu kita salurkan bantuan ke sana,” jelas Shinto. (saribulan)

