LINTAS
Polres Pangkep Tilang 31 Pengendara
PANGKEP, BKM — Gelar operasi (Ops) Zebra yang digelar Satlantas Polres Pangkep dihari pertama, Selasa (30/10), berhasil melakukan 31 proses tilang. Operasi ini digelar mulai pukul 09.45 di depan pos lalu lintas 700, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene, Pangkep
Operasi dipimpin Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Fitriawan. Hadir pula dalam giat Ops tersebut, KBO Sat Lantas Polres Pangkep, Ipda Muh Yusuf, Kasi Propam, Ipda Sutrisno, Kanit Dikyasa Sat Lantas, Ipda Hasri L, Kanit Laka Lantas Polres Pangkep, Ipda Djoni Dwijanto, Kanit Turjawali Sat Lantas, Ipda Syarifuddin M, Kanit Regident Sat Lantas, Ipda Andi Rusli, dan Kabid Keselamatan Transportasi Darat Dishub Pangkep, Abd Latief Beddu.
Selain itu, hadir juga personel Kodim 1421 Pangkep 2 orang, para personel dinas perhubungan Kabupaten Pangkep dan para personel Polres Pangkep yang terlibat dalam Sprint Ops Zebra 2018 Nomor: Sprint/925/X/2018.
Menurut Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Fitriawan, dari 31 proses tilang terbagi atas pengendara tanpa STNK/SIM sebanyak 1, STNK R2 sejumlah 9, STNK R4 sejumlah 2, STNK/SIM R6 sejumlah 3, STNK R6 sebanyak 3, STNK/SIM R4 nihil, SIM B2 Umum 3, SIM B1 Umum 2, SIM A 2, SIM C 4, dan Ramnor R2 2.
”Giat OPS tersebut, kita gelar hingga pukul 11.55. Kondisi pelaksanaan OPS Zebra berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar,” kata Fitriawan. (udi/mir/c)
FPI Gowa Imbau Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi
GOWA, BKM — Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Gowa menolak keras keberadaan organisasi terlarang HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) di Indonesia. Khususnya di Kabupaten Gowa. Karena organisasi ini bertentangan dengan Pancasila.
Hal tersebut ditegaskan langsung Ketua FPI Gowa, Ustadz Ismail Hamzah saat bersilaturahmi dengan Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Selasa siang (30/10) sekitar pukul 11.20 Wita, di ruang kerja Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua FPI Gowa bersama Ketua FPI Kecamatan Bungaya, Ustadz Arsyad sekaligus membahas tentang stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gowa. Dua tokoh Islam ini juga membahas terkait dinamika situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Gowa pasca-peristiwa pembakaran bendera organisasi terlarang HTI di Kabupaten Garut beberapa waktu lalu.
”Alhamdulillah, wilayah Gowa sampai saat ini masih kondusif dan tidak ada gejolak apapun pasca peristiwa pembakaran bendera organisasi terlarang HTI di Garut beberapa waktu lalu,” kata Ustadz Ismail Hamzah.
Sementara Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga didampingi Kasat Intelkam, Iptu Wily Yulistyo, menyampaikan harapannya kepada FPI Gowa untuk dapat terus saling bersinergi dan bekerjasama dengan kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas wilayah agar tetap aman dan kondusif.
”Kita berharap, pasca-insiden di Garut tidaklah merembes ke Gowa dan daerah lainnya. Makanya kami proaktif melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk dengan seluruh Ormas Islam di Gowa ini agar tidak melakukan aksi terkait pembakaran bendera tersebut,” jelas Kapolres. (sar/mir)
Hak ASN Memenuhi 20 Jam Pengembangan Kompetensi
JENEPONTO, BKM — Kepala PKP2A II LAN, Muh Taufik mengatakan, dalam kebijakan pengembangan kompetensi, ASN memiliki hak untuk memenuhi 20 jam pengembangan kompetensi setiap tahunnya.
”Amanah ini tertuang dalam PP No 11 tentang Manajemen ASN sebagai turunan dari UU No 5 tahun 2014 tentang ASN terkait pengembangan Kompetensi ASN,” ungkap Kepala PKP2AII LAN Makassar.
Selain itu, ia juga menyinggung kebijakan pengembagan kompetensi ASN ini, demi mendorong ASN lebih profesional yang diatur dalam merit sistem. ”Nantinya ASN dalam pengembangannya akan lebih obyektif dan tidak lagi subyektivitas,” kata Muh Taufik saat membuka kegiatan Worshop dan Diseminasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi di kantor P2KP2AII LAN, Makassar, Selasa (30/10). Hadir dalam kegiatan ini, sekretaris daerah, kepala BKPSDM dan pejabat administrator dan pengawas se-Sulawesi dan Maluku.
Kepala P2KP2A II LAN Makassar juga menerangkan, tidak dipungkiri dinamika organisasi pemerintahan saat ini ada kecenderungan dipengaruhi situasi politik yang memberi dampak terhadap pengelolaan birokrasi yang subyektif.
Olehnya itu, menurutnya, hadirnya sistem merit dalam manajemen ASN akan meminimalisir unsur-unsur subyektif dan lebih mengedepankan sikap obyektif dengan pengembangan kompetensi ASN.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Program Diklat Teknis P3D LAN Jakarta, Bayu Hikma Purwana, melaporkan, kegitan ini diselenggarakan agar peserta workshop dapat mentransfer pengetahuan teknologi aplikasi pengembangan kompetensi.
Ia juga mengatakan, kegiatan ini secara nasional dilaksanakan dimasing masing lokus atau wilayah kerja. (krk/mir/c)
Hatta Minta Peserta Tes CPNS Tak Gunakan Joki
REPORTER: ASKARI
EDITOR: AMIRUDDIN NUR
MAROS, BKM — Pelaksanaan tes berbasis CAT (Computer Assited Test) bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan digelar pada Sabtu, 3 Nopember 2018. Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengimbau kepada seluruh peserta tes CAT untuk tidak menggunakan jasa joki.
Hatta mengingatkan kepada peserta tes CPNS untuk jujur mengandalkan kemampuan sendiri dan tidak menggunakan jasa joki untuk lulus CPNS. ”Kalau menggunakan jasa joki, maka peserta CPNS akan otomatis gugur. Dan baik joki maupun peserta akan diserahkan ke pihak yang berwajib untuk diproses,” ujar Hatta Rahman di kantor bupati Maros, Selasa (30/10).
Hatta berharap, peserta tes CPNS mengandalkan kemampuan sendiri dan tidak berbuat curang untuk dapat lulus menjadi PNS. Apalagi, lokasi ujian akan diperketat dengan melibatkan pihak kepolisian dan panitia.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Maros, Agustam, mengatakan, pelaksanaan tes CPNS akan melibatkan panitia lokal saat registrasi. Untuk menghindari adanya joki, panitia lokal akan mencocokkan kartu ujian dan kartu identitas atau KTP dengan fisik peserta tes CPNS.
”Metode untuk menghindari joki masuk di lokasi ujian, panitia akan cocokkan antara wajah peserta tes dengan kartu ujian dan KTP yang bersangkutan. Kalau cocok maka baru akan diberikan kartu peserta. Jika tidak maka akan diserahkan ke pihak berwajib untuk diproses. Saat akan masuk peserta juga disiapkan tempat penitipan barang. Karena hanya kartu tes dan KTP yang boleh masuk ke ruang ujian. Selain itu, semua dititip di luar,” ujarnya.
Selain itu, panitia dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV, kata Agustam, akan melakukan sistem pemeriksaan badan sebelum masuk ke ruang ujian. Sehingga barang-barang seperti telepon seluler dan lainnya tidak dibenarkan masuk ke ruang ujian.
Agustam menambahkan, pelaksanaan tes berbasis CAT akan digelar di auditorium RRI Makassar pada 3 Nopember mendatang. Pelaksanaan tes akan dimulai pukul 08.00 pagi sampai selesai. ”Panitia lokal dari BKPPD Maros hanya sampai pada proses registrasi. Sedangkan setelah masuk ke ruang ujian, panitia dari BKN yang mengambil alih,” pungkasnya. (ari/mir/c)
Ketgam:
Hasil Rilis JMPI // SUBJDL
GOWA, BKM — Jaringan Muda Produktif Indonesia (JMPI) merilis hasil risetnya tentang potensial calon pemimpin muda nasional ditahun 2024 mendatang. Dari sejumlah nama yang disasar JMPI dengan berbagai risetnya itu, ternyata ada 16 nama tokoh muda potensial sebagai calon presiden milenial. Dari 16 nama itu terdapat nama Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Di antara dua nama ini, juga terdapat nama lainnya, yakni M Romahurmudzy, ustadz Abdul Somad, Dahnil Azhar Simanjuntak, Yaqut Cholil Choumas, Ahmad Hanafi Rais, Anindra Ardiansyah Bakrie, Raja Sapta Oktohari, Grace Natalie, Najwa Shihab, Nadiem Makarim, Fadly Amran, Dimas Okky Nugroho, Emil Elistianto Dardak, dan Sabrang Mowo Damar Panuluh.
Terkait turut adanya namanya disebut JMPI, Bupati Adnan mengatakan, hal ini akan semakin memotivasi dirinya untuk selalu bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas untuk kemajuan Gowa dan bangsa Indonesia.
”Saya bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan saya karunia jabatan. Sehingga saya bisa mengabdi. Dan ini semua berkat petunjukNya. Ini akan menjadi semangat tersendiri bagi saya untuk bekerja lebih keras demi masyarakat,” kata Adnan saat dihubungi, Rabu (31/10).
Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Gowa, putra kedua dari empat bersaudara pasangan Ichsan Yasin Limpo-Novita Madonza Amu Ichsan ini, tetap tak bergeser dari fokus kebijakan politiknya. Yakni pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurut Adnan, kekayaan suatu daerah atau bangsa bukan saja ditentukan kekayaan sumber daya alam. Tapi juga ditentukan SDM nya. Di Kabupaten Gowa sendiri, sejumlah kebijakan dibidang pendidikan telah dikukuhkan dalam peraturan daerah sebagai payung hukum.
Mulai dari pemberlakukan pendidikan gratis, Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) dan penguatan karakter melalui penerapan Imtaq Indonesia. Selain itu, juga adanya program Investasi Seperempat Abad. Yakni beasiswa bagi putra-putri terbaik Kabupaten Gowa untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan dengan menggandeng 28 universitas terbaik di Indonesia.
”Usia muda bukan penghalang untuk berkarya. Apalagi pemuda saat ini mulai mendapatkan hati masyarakat untuk diberikan amanah. Kita harus bisa menjadikan diri kita memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat. Untuk itu, persiapkanlah dari sekarang dengan mengasah kemampuan dan keahlian kita ke depan,” ucap Adnan memotivasi.
Terkait 16 nama calon pemimpin nasional yang dirilis pihaknya, juru bicara JMPI, Subkhi Ridho, mengatakan, perlu kiranya saat ini anak muda menyuarakan dan mendesakan ide-ide perbaikan serta aksi-aksi inovatif yang mampu menggugah kesadaran untuk bergerak sekaligus mendorong agenda-agenda politik, ekonomi, dan budaya secara lebih transformatif.
Regenerasi dan kaderisasi nasional dibutuhkan supaya sistem perpolitikan Indonesia tidak oligarki dan hanya didominasi kalangan generasi tua. Apalagi sekarang ini, Indonesia sudah menikmati bonus demografi, ditandai jumlah generasi milenial saat ini hampir menyentuh angka 90 juta orang.
“JMPI mencoba menawarkan sejumlah nilai dan kriteria atau indikator, serta nama pemimpin-pemimpin anak muda potensial yang mampu membawa semangat baru,” kata Subkhi.
Secara khusus, kata dia, JMPI merilis hasil risetnya ini di Yogyakarta, Minggu (28/10). Nama-nama tokoh muda memiliki keahlian masing-masing dan sudah sering muncul di berbagai pemberitaan di tanah air pun dibeber termasuk bupati Gowa tersebut. (sar/mir)

