GOWA, BKM — Sebanyak 3.830 warga Gowa yang mendaftar masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, mulai bertaruh nasib di meja menghadapi komputer, Senin (5/11/2018). Mereka dibagi dalam empat sesi dengan pengelompokan sebanyak 750 orang per sesi. Mereka mengikuti Computer Assisted Test (CAT).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Gowa, Muh Basir di sela pelayanan antrean peserta CAT untuk sesi tiga sebelum memasuki ruangan di aula RRI Jalan Riburane Makassar, mengatakan, untuk proses test bagi peserta Gowa sebanyak 3.830 orang yang merupakan hasil seleksi berkas masing-masing, secara rinci untuk tenaga pendidik sebanyak 1.596 orang, tenaga kesehatan 1.531 orang, dan tenaga teknis 703 orang.
Dari jumlah peserta tes CAT ini dibagi dalam lima sesi test. Dimana pelaksanaan CAT dilakukan dua mulai hari Minggu (4/11) dengan satu sesi sebanyak 400 lebih orang (digabung dengan peserta CAT asal Kabupaten Takalar). Sementara empat sesi lainnya dilaksanakan Senin (5/11).
”Pada hari kedua ini per sesi itu sebanyak 720 orang. Jadi hari ini hanya empat sesi. Khusus hasil tes CAT hari Minggu kemarin hasilnya hanya tiga orang yang memenuhi syarat passing grade. Kalau yang hari ini kita baru lihat hasilnya setelah rampung semua,” jelas Basir didampingi beberapa stafnya.
Khusus untuk sesi terakhir, kata Basir, giliran K2 sebanyak 56 orang. Mereka akan digabung dengan peserta dari Enrekang. Dalam penilaian CAT ini, kelulusan calon ditentukan tiga penilaian, yakni kewarganegaraan 75, ilmu umum 80, dan kepribadian 143. Khusus untuk K2, kategori penilaiannya khusus untuk ilmu umum hanya 60 sedang kewarganegaraan tetap 75, dan kepribadian juga tetap 143.
”Dalam kategori penilaian ini semua kategori harus memenuhi standar penilai terlebih kepribadian. Jika pada kepribadian peserta hanya mampu mencapai nilai 142 maka itu gugur,” jelasnya.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, saat memantau langsung kondisi pelayanan registrasi CAT di halaman kantor RRI Makassar, mengatakan, semua tes pastilah berat. Apalagi tes kepribadian.
”Kalau sudah tahu ada tes kepribadian seharusnya para peserta persiapkan dirinya dengan baik. Lebih banyak mengikuti pra tes itu maka lebih baik. Karena sudah ada persiapan lebih matang. Paling tidak, kita sudah ada gambaran dan pengetahuan dasar untuk hadapi tes ini,” kata Adnan.
Dikatakan, kuota formasi untuk Gowa hanya 257. Tapi jika yang lulus dari seleksi ini hanya di bawah kuota itu, kata bupati, maka itu adalah konsekuensinya. ”Saya imbau bagi yang belum lulus jangan menyerah. Mudah-mudahan pusat masih memberikan kuota CPNS nanti. Perekrutan CPNS kali ini murni tidak ada titipan-titipan. Jadi kalau berhasil lulus berarti itu murni buah perjuangan anda sendiri,” kata bupati.
Saking ketatnya tes CAT ini, tambah Adnan, dari lebih 1.000 peserta yang sudah ikut CAT untuk dua sesi pertama ternyata baru 3 orang yang lulus. ”Kalau yang CAT hari minggu kemarin ada tiga orang yang lulus, maka pada sesi kedua tadi, satu pun tidak ada yang lulus. Sementara sesi ketiga, keempat, dan kelima kita belum tahu karena belum terlaksana,” kata Bupati Adnan didampingi kepala BKPSDM Gowa.
Dari pemantauan Berita Kota Makassar di lokasi pelaksanaan CAT yang dikawal puluhan staf dari BKN pusat, dari ribuan peserta, banyak di antaranya yang sedang mengandung atau hamil.
Fitrah Rezky salah satunya. Dokter umum asal Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa yang kesehariannya honor di Makassar, mengaku hamil 9 bulan anak pertamanya. ”Saya was-was mbak. Tapi harus saya jalani dan semoga saya lulus,” kata Fitrah Rezky.
Sementara Imri, salah seorang perawat RSB Ananda yang merupakan warga Gowa ini mengaku tegang. ”Iye saya tegang. Semalam saya tidak bisa belajar. Yah kalau rejeki yah lulus,” ucap Imri tersenyum sambil berteduh di bawah pohon menunggu giliran sesi tiga. (sar/mir)
3.830 Warga Gowa Bertaruh Nasib Lolos CPNS
×

