pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Senpi Rakitan Petani Dipasok ke Pencuri Ternak

WATAMPONE, BKM — Ngenre bin Matengnga (50) sehari-harinya berprofesi sebagai petani. Namun, warga Dusun Batu Lengngae, Desa Tempe, Kecamatan Duaboccoe, Kabupaten Bone ini bukanlah petani biasa.
Ngenre juga ahli dalam merakit senjata api. Karena ‘keahliannya’ itu, diapun harus berurusan dengan polisi. Ia diringkus Unit Reskrim Polres Bone pada hari Sabtu (7/11) pukul 19.00 Wita.
Penangkapan Ngenre dilakukan setelah anggota Satuan Reskrim Unit Opsnal Polres Bone yang dipimpin Aiptu Abustam Mappa melakukan penggeledahan. Polisi sebelumnya mendapatkan laporan bahwa Latang (45), buronan Rutan Wajo yang melarikan diri beberapa waktu lalu, berada di rumah Ngenre.
Polisi kemudian bergerak mencari Latang yang terlibat dalam kasus pencurian ternak (curnak). Namun dari hasil penggeledehan, polisi tidak menemukan Latang di rumah Ngenre. Namun polisi mendapatkan beberapa pucuk senjata api (senpi) rakitan serta amunisi aktif.
Kapolres Bone ABKP Juliar Kusnugroho dalam keterangan persnya, mengatakan berdasarkan pengakuan tersangka, dirinya belajar membuat senjata api rakitan saat berada di Malaysia selama 10 tahun.
“Selama 10 tahun di Malaysia pelaku belajar membuat senjata api rakitan. Pelaku termasuk spesialis perakit senjata api. Dia diduga pemasok senjata api rakitan terhadap beberapa pelaku pencurian hewan,” jelas Kapolres Bone.
Adapun barang bukti yang kini diamankan di Mapolres Bone, sebut Juliar, yakni dua pucuk senpi laras panjang, dua pucuk pistol warna hitam, empat model pistol kayu, empat amunisi kaliber K44, enam selongsong peluru, 11 potongan pipa besi, tiga kaleng lem, dua kaleng gemuk sebagai pelicin senpi, 12 per,
dua pipa besi panjang, satu botol spirtus, satu botol amunisi senapan angin, serta dua mata bor besi.
”Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang Darurat dengan ancaman hukuman 12 hingga 15 tahun penjara,” terang Juliar.
Ngenre mengaku belajar merakit senpi ketika merantau di Malaysia. Menurutnya, senpi hasil rakitannya tidak diperjualbelikan. Hanya dipinjamkan jika ada rekannya yang butuh.
“Saya tidak jual senjata hasil rakitan, Pak. Saya hanya pinjamkan kepada teman kalau ada yang perlu. Termasuk Latang, sudah saya pinjamkan tapi sudah dikembalikan,” terangnya. (*/rus)



×


Senpi Rakitan Petani Dipasok ke Pencuri Ternak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar