GOWA, BKM — Puncak Hari Jadi Gowa (HJG) ke 698 dihelat di pelataran Museum Istana Balla Lompoa, Sabtu (17/11/2018) pukul 14.30 Wita. Suasana mendung yang menghias angkasa justru membuat suasana peringatan hari lahir Butta Gowa ini menjadi teduh.
Para tamu undangan yang hadir dengan busana adat Makassar aneka warna menambah semarak peringatan hari jadi Gowa di sore hari tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan yang mengenakan jas turup warna gading dipadu sarung hitam dan songkok guru bermotif benang emas ini melakukan penandatanganan prasasti 16 proyek pembangunan di Kabupaten Gowa.
Penandatangan prasasti secara simbolis yang dilakukan Bupati Adnan sebagai tanda peresmian pengerjaan proyek strategis sebagai wujud pembangunan telah dikerjakan dalam jangka waktu dekat ini.
Pada penandatanganan ini bupati didampingi Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni disaksikan Sekprov Sulsel Azhari Fashari Radjamilo, Ketua DPRD Gowa Andi Muh Ishak serta dan Sekkab Gowa Muchlis.
16 proyek pembangunan diresmikan penggunaannya itu yakni yang pembangunan embung (bak air) di Desa Mangempang (1 unit), 2 unit embung di Desa Datara Kecamatan Tompobulu, dan masing-masing 1 unit di Desa Mamampang Kecamatan Tombolopao dan di Desa Berutallasa Kecamatan Biringbulu.
Proyek lainnya yakni berupa pembangunan Dam Parit masing-masing di Kecamatan Tompobulu dan Kecamatan Tompobulu, dan pembangunan jalan produksi di Desa Taring Kecamatan Biringbulu dan Desa Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan.
Bupati Gowa juga tandatangani prasasti pembangunan Pasar Rakyat masing-masing di Kecamatan Bontonompo Selatan, Kecamatan Parangloe dan Kecamatan Biringbulu. Juga pembangunan drainase di Kelurahan Romang Polong, pembangunan jembatan di Kelurahan Mawang, pembangunan jalan paving blok di Kelurahan Tamarunang dan pembangunan sumber air bersih di Kelurahan Katangka.
Selain peresmian sejumlah proyek, Adnan juga memberikan reward (penghargaan) kepada sejumlah aparat yang berprestasi. Reward tersebut diserahkan kepada 5 camat, 25 aparat desa dan 7 pegawai puskesmas.
Para aparat yang menerima reward ini oleh Pemkab Gowa dianggap telah memberikan kontribusi pada peningkatan pembangunan di Kabupaten Gowa.
Adapun sejumlah penghargaan yang diserahkan di antaranya pada kategori Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Besar Sembarangan (SBS) diberikan kepada desa, kecamatan dan puskesmas. Seperti 25 desa di antaranya Desa Bontosunggu, Desa Tindang, Desa Romanglasa, Desa Bulogading, Desa Jipang. Sedang untuk kecamatan diberikan kepada Camat Bajeng, Camat Bontonompo, Camat Bontonompo Selatan, Camat Manuju, dan Camat Bontomarannu.
Sementara untuk puskesmas diserahkan kepada 7 puskesmas di antaranya Puskesmas Bajeng, Puskesmas Bontomarannu, Puskesmas Bontolempangan, dan Puskesmas Manuju. Tak hanya itu untuk kategori penghargaan sanitarian yang telah berhasil melakukan pendampingan ODF kepada 41 sanitarian yang tersebar di 26 puskesmas di Gowa.
Disela sambutannya, Bupati Adnan menyampaikan selamat kepada aparat yang berprestasi.
“Pada perayaan HJG tahun ini memang harus dijadikan sebagai titik lahir budaya perubahan. Yakni berubah untuk menjadi lebih baik, dan menjadi yang terbaik guna mengantarkan kepada kehidupan lebih sejahtera, demokratis dan bermartabat untuk daerah yang kita cintai ini,” kata Adnan.
Menurut Adnan, membangun suatu daerah tidaklah cukup dengan modal, semangat dan kerja keras. Tapi membangun daerah ini dengan mengedepankan kecerdasan, kreativitas dan budi pekerti yang baik.
“Hasilnya pasti akan mewujudkan pertumbuhan fisik, sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan yang dapat berjalan paralel dengan pelestarian dan keseimbangan sistem kehidupan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Adnan juga menyerahkan sejumlah pin emas dalam rangka peningkatan kinerja kepada para kepala desa, camat dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Gowa yang dinilai berkinerja baik.
Turut hadir mantan Bupati Gowa ke-9 Ichsan Yasin Limpo, para mantan Ketua DPRD Gowa, unsur Forkopimda Gowa dan para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa. Turut hadir anggota DPR RI Amir Uskara, Ketua TP PKK Gowa Priska Paramita Adnan dan para anggota DPRD Gowa. (saribulan)

