pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Katangka Kini Miliki Reservoir Sendiri

GOWA, BKM — Puluhan tahun lalu warga RW3/RT1 dan RW8/RT2 yang mendiami wilayah ketinggian di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu sangat sulit mendapatkan air bersih.

Untuk memasak, mandi dan mencuci semuanya berharap dari sumber mata air Bungung Lompoa (sumur besar yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda).

Seiring waktu bergulir, warga setempat tertolong dengan suplay air PDAM namun sayang jaringan dan jangkauan perpipaannya tidak memadai apalagi berada di wilayah perbukitan batu cadas.

Melihat kenyataan yang cukup memiriskan ini, akhirnya warga setempat pun bahu membahu ketika BKM Syekh Yusuf yang merupakan kaki tangan Korkot Kotaku melakukan terobosan menggagas penyediaan air aecara swadaya.

Dengan membentuk Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP) Bontobiraeng, warga pun bersinergi membuat reservoir (bak cadangan air) dengan kapasitas 9 kubik air dalam 24 jam nya.

Reservoir ini berdiri atas swadaya masyarakat dan dibantu oleh Bantuan Dana Investasi (BDI) dan dana cosharing (APBD Gowa).

Reservoir ini terbangun di atas halaman rumah seorang warga. Reservoir ini menfasilitasi ketersediaan air 43 unit rumah warga dan mereka pun menikmatinya dengan cara membayar penggunaan air sesuai meteran penggunaan.

“Kami sangat berterima kasih karena sudah ada air bersih. Jadi kami tidak lagi pergi ke bungung lompoa atau membeli air di warga lainnya yang mendapatkan jaringan pipa PDAM Gowa. Kami sangat bersyukur atas apa yang telah ada. Dulu kami mengambil air di bungung lompoa maupun PDAM dengan menggunakan gerobak dengan harga 4.000 rupiah per gerobak,” kata Suriati Dg Te’ne.

Ibu berumur 55 dan memiliki tujuh anak ini berterima kasih atas adanya program Kotaku melalui sharing bersama berbagai pihak termasuk Pemkab Gowa.

“Sekarang saya tinggal memutar kran air di rumahku tidak lagi ke bungung lompoa di bawah sana. Dulu kodong tidak mauka pasang pipa PDAM karena ongkosnya lebih mahal. Untuk pipa-pipa dan pemasangan instalasinya bisa mencapai 10 juta. Sebab jangkauannya panjang sehingga butuh banyak pipa untuk sampai ke rumah saya,” jelas Suriati Dg Te’ne.

Ketua UPL Kelurahan Katangka, Abd Rahman disaat menyambut kunjungan Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa Abdullah Sirajuddin bersama Lurah Katangka Karmila didampingi Kasubag Peliputan Dokumentasi dan Publikasi Widiah Restuty dan Kasubag Pengaduan Dhiny Widiaswari serta sejumlah media cetak dan media online mengatakan, reservoir yang dibangun di atas lahan pribadi ini kini telah dinikmati warga sekitar.

“Alhamdulillah mereka lancar menikmati air dan mereka membayar penggunaan air sesuai meteran penggunaan,” kata Rahman.

Rahman menjelaskan sebagai pengembangan reservoirnya, KPP Bontobiraeng juga mengembangkan usaha Reverse Osmosis (RO) atau usaha air galon dan memiliki Hydrant (cadangan air untuk antisipasi kebakaran).

Menurut Rahman, reservoir ini dikelola KPP Bontobiraeng yang diketuai Hadinda Dg Bau yang di dibawah pengawasan Koordinator BKM Syekh Yusuf Abd Azis Dg Tola.

Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa Abdullah Sirajuddin mengatakan sangat salut dengan kerja-kerja kolaborasi yang telah dilakukan Korkot Kotaku di Kecamatan Somba Opu. Terbukti di 9 kelurahan yang krisis air bersih kini sudah mampu memiliki sumber air bersih dalam bentuk reservoir.

“Semoga sarana air bersih ini membawa manfaat besar bagi masyarakat sekitar,” jelas Abdullah Sirajuddin.

Terpisah Korkot Kotaku Wilayah Gowa Takalar Nurliah Ruma mengatakan yang dibangun masyarakat secara swadaya ini merupakan hasil pengembangan dan perubahan mindset masyarakat.

“Kita berharap kerja kerja cerdas masyarakat tumbuh dan diikuti warga lainnya sebab semuanya akan kembali dinikmati masyarakat sendiri,” jelas Nurliah Ruma. (saribulan)



×


Warga Katangka Kini Miliki Reservoir Sendiri

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar