pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ketika Anggota Dewan Dilapor

MAKASSAR, BKM–Bagaimana jika ada anggota DPRD Provinsi Sulsel yang terancam berurusan dengan kasus hukum. Hal itu bisa saja terjadi kepada anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel, Mansyur Masang yang dituding telah menggelapkan dana proyek pengadaan seragam dan topi pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Tahun Anggaran (TA) 2017 lalu.
Pada koran ini, Hasril seorang wiraswasta yang beralamat di Jalan Sanrangan, Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya mengaku telah dirugikan oleh Mansur Masang.
Hasril mengaku awalnya tidak mengenal Mansur Masang. Adapun proyek ini dia terima melalui rekannya bernama Aslam. “Awalnya saya tidak kenal Pak Mansur Masang. Saya hanya kenal sama Pak Aslam. Dari Aslam inilah kemudaian saya dipertemukan dengan Pak Mansyur,”ujar Hasril di salah satu warung kopi di Jalan Boulevard, beberapa saat lalu.
Menurutnya, proyek tersebut berupa pengadaan 72 ribu lembar seragam dan topi di Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dengan nilai anggaran sebesar Rp550.800.000.
Anggaran tersebut masing-masing 72 ribu lembar untuk seragam dan bordir senilai Rp432 juta. Kemudian 72 ribu topi dan bordir senilai Rp118.800.000, ditambah biaya ekspedisi dan cargo Rp21.193.000.
Dalam beberapa kali pertemuan, Hasril pun sudah mendapat pembayaran melalui beberapa kali transfer. “Saya sudah dibayarkan sebesar Rp376.800.000 secara bertahap. Jadi masih ada dana yang belum dibayarkan senilai Rp174 juta,” sebutnya.
Namun sisa dana tersebut belum terbayarkan. “Ini lah yang saya kejar, tapi terus dijanji dan tidak ada solusi. Bahkan sudah ada surat kesepakatan yang Pak Mansur buat tertanggal 21 Mei 2018, tapi dilanggar juga,” terangnya.
Selain akan melapor ke polisi, Hasril juga akan melaporkan Mansyur Masang ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel.”Paling lambat besok saya laporkan ke Polrestabes Makassar,” tegasnya.
Mansyur Masang yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tidak membantah adanya proyek tersebut. Namun dirinya menyangkal jika disebuit telah menerima dana dari proyek tersebut. “Buka saya yang menerima tapi Aslam, sampaikan ke Pak Hasril agar berhubungan langsung dengan Aslam,”ujar legislator PPP pengganti Taufiq Zainuddin ini. (rif)



×


Ketika Anggota Dewan Dilapor

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar