MAKASSAR, BKM– Formasi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Makassar ternyata tidak terisi penuh. Pasalnya,
Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk guru dari eks honorer Kategori dua (K2) hanya terisi 468 dari 481 formasi yang disiapkan.
Hal tersebut diketahui setelah 1.032 peserta CPNS mengikuti mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di BKN Regional IV Makassar pada tanggal 8 sampai 10 Desember 2018 lalu.
Sekretaris BKD Kota Makassar, Basri Rakhman mengungkapkan, alasan formasi CPNS Pemkot Makassar tidak terpenuhi lantaran banyaknya honorer eks K2 yang tidak mencapai nilai ambang batas.
“Eks K2 kan ada yang tidak memenuhi syarat, hanya ada 18 orang memenuhi syarat. Sementara yang disediakan itu ada 31 formasi khusus eks K2,” kata Basri.
Untuk tahap selanjutnya dikatakan Basri, para peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan melalui proses pemberkasan. Yang mengikuti proses pemberkasan sebanyak 468 peserta yang telah dinyatakan lolos, telah dipastikan akan mengisi formasi di pemkot.
Basri mengatakan, saat proses pemberkasan ini lah baru BKD berperan. Karena penentuan pengangkatan PNS nantinya akan dilakukan oleh Walikota Makassar.
“Disitulah peran BKD kalau sudah pemberkasan. Karena dsitu lah peran walikota. Pejabat yang berhak mengangkat pegawai kan walikota. Adapun yang dilakukan selama ini hanya proses,” kata Basri.
Pemberkasan sendiri akan dilakukan pada minggu ketiga bulan ini. Yang pastinya dikatakan Basri akan dilakukan sebelum tanggal 31 Desember. Setelah itu barulah BKD mengajukan ke BKN untuk penentuan Nomor Induk Pegawai (NIP).
“Setelah itu yang dinyatakan lulus dengan menyetor berkas, lalu kita smpaikan ke BKN untuk pengajuan NIP, lalu di SK-kan oleh walikota,” tambah Basri.(nug/war/c)
CPNS Formasi Guru tak Terisi Penuh
×

