GOWA, BKM — Hari Ibu jatuh pada 22 Desember 2018 mendatang. Serangkaian itu, seluruh organisasi wanita di Kabupaten Gowa melakukan berbagai kegiatan yang pelaksanaannya digawangi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa.
Banyak kegiatan rangkaian dilakukan dan diikuti gabungan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) di daerah ini. Seperti dihelat Selasa (18/12/2018) pagi hingga siang tadi.
Sedikitnya 11 organisasi wanita di Gowa bersatu dan berbaur bersama dalam momen Hari Ibu ke-90 tahun ini yakni PKK, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, IKA DPRD, IWAPI, DWP, Adhyaksa Dharma Karini, Dharmayukti Karini, BKMT, Dekranasda dan Aisyiah.
Kegiatan rangkaian Hari Ibu yang dilaksanakan yakni ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Romang Lompoa Kecamatan Bontomarannu dan anjangsana di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia dan Panti Asuhan Al Huda.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gowa, Nila Lestari Nur Subekhi sekaligus menjadi pemimpin rombongan mengatakan, rangkaian acara ini dilakukan untuk lebih mendekatkan lagi antar gerakan organisasi wanita di Gowa dan mempererat persaudaraan.
“Harapan kami dengan terselenggaranya kegiatan ini, bisa lebih kompak antar gerakan organisasi wanita di Gowa dan pastinya menjadi ajang silaturahmi,” ungkapnya usai menjadi inspektur upacara ziarah makam TMP Romang Lompoa.
Setelah melakukan ziarah makam, rombongan organisasi wanita ini menuju Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang sebelumnya bernama Panti Werdha Gau Mabaji di Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu.
Pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan anjangsana di Balai Rehabilitasi Lansia ini sebagai bentuk kepedulian kaum perempuan terhadap sesama manusia yang membutuhkan perhatian khusus.
“Suatu saat pasti kita akan menjadi tua. Makanya kita sambangi mereka. Kita beri mereka motivasi, dukungan moril untuk selalu riang gembira apalagi mereka tersisih dari keluarganya sendiri. Inilah bentuk kepedulian kita dan kita wujudkan dalam bentuk memberikan sedikit bantuan dan menjadi hiburan tersendiri bagi semuanya karena orangtua adalah harta karun terindah yang harus disayangi, dihargai dan dihormati,” kata istri Bupati Gowa ini.
Priska tak menampik, ada rasa haru, sedih, bahagia saat berada di tengah para lansia tersebut. “Tapi kami hadir disini bukan untuk bersedih melainkan menghibur para orangtua kita ini. Tadi kita sudah joget dan nyanyi sama-sama mereka. Senang hati melihat para orangtua kita ini tertawa dan riang,” kata Priska.
Usai beranjangsana di panti jompo, kunjungan para ibu ini berlanjut ke Panti Asuhan Al Huda Paccinongang, Kecamatan Somba Opu. Di oabti asuhan ini, kembali para ibu ini menyantuni anak yatim, menghibur dan memotivasi agar kelak tumbuh menjadi generasi hebat di masa depan. (saribulan)

