GOWA, BKM — Sebanyak 878 botol bir berbagai merek, 100 liter ballo dan petasan 17.567 buah serta 150 knalpot racing dimusnahkan di halaman mako Polres Gowa, Kamis (27/12/2018) siang.
Pemusnahan barang bukti hasil razia petugas jelang Natal dan tahun baru itu dihadiri Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Kasdim 1409 Mayor Inf Husain, Kajari Arifuddin dan Kepala BPN Awaluddin.
Kapolres Shinto bersama Bupati Adnan dan seluruh anggota Forkopimda Gowa melakukan pemusnahan bersama dengan memecahkan botol-botol miras, memusnahkan daya letusan mercon serta petasan dan memotong knalpot racing menggunakan mesin gurinda besar.
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga kepada media mengatakan, rilis capaian kinerja ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kinerja Polres di penghujung tahun 2018.
“Kami berterima kasih kepada pak bupati dan para anggota Forkopimda yang hadir memenuhi undangan kami dalam rilis capaian kinerja Polres dengan harapan masyarakat secara umum mengetahui kinerja kami selama ini dalam menangani tindak kejahatan di masyarakat seperti kejahatan jalanan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, kejahatan narkoba, pembunuhan, illegal mining dan lainnya,” jelas Shinto.
Sementara itu Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi keberhasilan Polres Gowa dalam memberikan pengamanan dan keamanan bagi daerah Gowa.
“Jika daerah aman maka akselerasi ekonomi pasti meningkat. Hingga kini 5.939 miliar investasi yang telah masuk ke Gowa itu karena keamanan Gowa terjamin. Atas nama pemerintah dan masyarakat Gowa menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Polres yang mampu menurunkan hingga 60 persen tindak pidana di Gowa. Mudah-mudahan di tahun 2019 mendatang, sebanyak 182 kasus ini angkanya bertahan tidak bertambah atau mampu lebih diturunkan lagi,” kata Adnan.
Menurut Adnan, jika semua pihak kompak baik Polres, TNI dan institusi lainnya maka Kabupaten Gowa akan sangat kondusif dan itu sangat bagus untuk pertumbuhan perekonomian rakyat Gowa.
“Alhamdulillah hari ini Gowa meraih penghargaan ke 60 kurun tiga tahun kepemimpinan saya. Keberhasilan Gowa ini tidak terlepas dari kinerja kompak semua institusi didalamnya. Penghargaan ini tadi pagi diterima Pak Wakil Bupati Gowa yang diserahkan Pak Gubernur Sulsel. Ini pertanda Gowa semakin maju karena keamanannya terjaga,” jelas bupati.
Adnan pun berharap komitmen, kebersamaan dan kekompakan bersama tetap terjaga. “Para pejabat di Gowa boleh berganti termasuk bupatinya, kapolresnya, dandimnya, kajarinya, kepala kantornya tapi yang tidak boleh berganti adalah sistem yang menguatkan kita di Gowa ini,” tambah bupati.
Sebelumnya di aula Endra Darmalaksana, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga merilis capaian kinerja jajaran Kepolisian Resort Gowa kurun 2018.
Dijelaskannya bahwa kurun 2018 sebanyak 1.273 kasus berhasil diselesaikan dan dibanding tahun 2017, terjadi penurunan laporan sebanyak 66 kasus atau 3,03 persen.
Menurut Kapolres Shinto terjadinya penurunan jumlah pelaporan kasus ini menunjukkan fungsi-fungsi pengamanan di Polsek-polsek. Wilayah yang relatif aman selama ini adalah Bungaya, Manuju dan Tompobulu.
Sementara Polsek yang berkinerja terbaik adalah Polsek Bajeng dengan mampu menyelesaikan 152 kasus hanya dengan 5 penyidik.
Untuk kondisi wilayah, Kecamatan Somba Opu merupakan daerah paling tinggi kejahatan khususnya kejahatan jalanan. (saribulan)

