TAKALAR, BKM — Usai melakukan kunjungan kerja (kunker) di Bangkok, Thailand, terkait ilmu pertanian, Bupati Takalar, H Syamsari Kitta akan mengadopsi sejumlah pengalaman yang didapatnya di negara tersebut. Di antaranya, mengolah sekam yang merupakan limbah pertanian menjadi silika (bahan pengawet).
”Daripada sekam padi hanya menjadi limbah, sebaiknya kita manfaatkan menjadi sebuah bahan dasar pengawet untuk kulit dan lain sebagainya. Ini akan kita lakukan, karena di negara tetangga, olahan sekam padi bernilai tinggi,” kata H Syamsari Kitta, Kamis (3/1).
Selain sekam padi yang akan diolah menjadi bahan pengawet bernilai jual, bupati Takalar juga akan memilih beberapa wilayah di dataran tinggi untuk dijadikan kawasan peternakan lebah madu. Hal tersebut akan direalisasikan sebagai upaya menambah pendapatan bagi petani dan peternak sapi.
”Setelah bantuan sapi terealisasi secara bertahap, olahan sekam padi menjadi bahan pengawet dan peternakan lebah madu akan kita laksanakan untuk menambah penghasilan masyarakat petani,” ungkap Syamsari Kitta.
Bupati lebih jauh mengungkapkan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berbagai sektor yang berpotensi menghasilkan keuntungan harus dapat diolah sebagai tambahan penghasilan. (ira/mir/c)
Bupati Takalar Siapkan Pendapatan Lain Untuk Petani
×

