pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ketua HIPMAS Terseret Proyek Aspuri

SINJAI, BKM — Tiga mantan Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS) Satria Ramli, Wahyu dan Alikamar terseret kasus proyek pembangunan Asrama Putri (Aspuri) di Makassar. Masalah muncul saat
CV Sumber Reski Abadi tak sanggup menuntaskan pekerjan hingga batas waktu Desember 2018.
Menyikapi masalah ini, tiga mantan Ketua HIPMAS memberberkan perannya masing-masing pada proyek tersebut sekaligus membantah pernyataan Kadis PU Sinjai Ishak di Gedung DPRD Sinjai beberapa waktu lalu.
Menurut Ishak, pelaksana proyek sejak awal tender hanya ada dua perusahaan, salah satunya adalah CV Sumber Resky Abadi, perusahaan asal Kabupaten Soppeng.
Perusahaan tersebut, dipinjam pakai Satria dkk “Jadi proyek dikerjakan perusahaan dari Soppeng yang dipinjam pakai oleh mereka dengan nilai Rp 2.320.774.000, (Dua Miliar Tiga ratus dua puluh juta tujuh ratus tujuh puluh empat ribu rupiah,” ujarnya saat Raker di Gedung DPRD beberapa waktu lalu
Mantan Ketua Hipmas Sinai Wahyu membantah tudingan Kadis PU. Dirinya tidak pernah ikut campur dalam pelaksanaannya.
”Saya cuma membantu pemilik perusahaan menyediakan berkas dan kelengkapan lainnya untuk pengerjaan dan saya tidak secara teknis,” tegasnya Minggu (6/1).
Mulai dari proses lelang hingga teken kontrak saya sama sekali tidak terlibat. Saya hanya membantu dari aspek administrasi.
“Jadi pak Kadis ngawur kalo begitu caranya konfirmasi di DPRD,” kesalnya.
Sementara Alikamar meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dalam proyek tersebut.
“Saya celaka atas keterlambatan ini dan merasa terpojokkan. Sebelum pekerjaan ini diserahkan kepada CV Sumber Rejeki Utama kami sudah sepakat menyelesaikan seluruh pekerjaan hingga Desember 2018. Tapi kenyataanya tetap terlambat,”tandas Ali. (din/D)



×


Ketua HIPMAS Terseret Proyek Aspuri

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar