PANGKEP, BKM — Dari perkiraan sekitar 7.000 Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja dilingkup Pemkab Pangkep, sebanyak 5.000 di antaranya sudah diasuransikan pada program asuransi 2018.
THL yang diasuransikan ini diprioritaskan mereka yang bekerja di tempat dengan risiko berat atau rentan dengan kecelakaan kerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja Pangkep, Jufri Baso, ketika dihubungi Berita Kota Makassar, Minggu (6/1), membenarkan adanya program perlindungan terhadap pegawai non PNS sebanyak 5.000 orang dengan prioritas terhadap THL yang bekerja di tempat berisiko berat.
”Jumlah THL secara total belum ada sama saya. Tetapi kita akan bentuk tim terpadu untuk melakukan pendataan. Asumsi sementara, jumlah THL di atas 5.000 orang. Makanya, ada prioritas. THL yang belum terakomadir, kita akan ajukan pertimbangan ke pimpinan untuk diakomodir. Apakah bisa kita sertakan dalam anggaran perubahan 2019 atau anggaran pokok 2020 untuk diasuransikan,” pungkas Jufri.
Secara terpisah Kadir, salah seorang petugas kebersihan mengaku sangat senang dan mengapresiasi langkah Pemkab yang memberikan perhatian dengan adanya program asuransi tersebut.
”Apalagi selama ini, kami bersama rekan-rekan petugas kebersihan mulai bekerja sejak pukul 05.00 wita, untuk menyapu dan membersihkan kota Pangkajene. Kita juga sering diperhadapkan dengan kondisi alam yang sering berubah-ubah. Terkadang hujan dan dingin. Sehingga rawan kecelakaan. Setelah ada asuransi, maka kami tidak kuatir lagi jika terjadi kecelakaan kerja,” aku Kadir. (udi/mir/c)
Pemkab Pangkep Asuransikan 5.000 THL
×

