TAKALAR, BKM — Komunitas pemulung yang setiap hari berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Balang, Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, juga bertekad memerhatikan pola hidup sehat. Hal ini dibuktikan dengan tidak ditemukannya wabah penyakit yang menyerang warga pemulung yang tinggal di sekitar area tempat pembuangan.
Komunitas pemulung dan warga sekitar juga sudah mulai nyaman berada di sekitar TPA. Karena TPA Balang telah menerapkan pola pengeloaan sampah dengan sistem sanitary landfill. Sehingga sampah yang membusuk tidak lagi terpancar langsung dengan udara yang dapat menyebabkan bau menyengat dan menjadi sarang lalat.
Sebagai wujud melaksanakan pola hidup sehat oleh komunitas pemulung sekaligus pengolah sampah ini dibuktikan dengan komitmen bersama yang disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Irma Andriani.
Irma Andriani mengapresiasi tekad komitmen hidup sehat oleh komunitas pemulung dan pengolah sampah ini. Ia berharap, masyarakat yang tinggal di lingkungan yang jauh dari tempat pembuangan dapat menerapkan pola hidup sehat dan bersih dengan lebih baik.
”Malulah orang yang tinggal jauh dari TPA tetapi tidak mau hidup bersih dibandingkan dengan orang yang tinggal di TPA. Yang di TPA saja mau dan bisa bertekad hidup sehat. Apalagi yang bukan di lingkungan TPA, seharusnya bisa lebih sehat dan bersih,” ujar Irma Andriani.
Istri bupati Takalar ini juga meminta agar komunitas pemulung dapat diabadikan sebagai pejuang lingkungan berupaya meningkatkan produk hasil memulungnya untuk diolah menjadi kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai jual lebih tinggi.
Komitmen hidup sehat oleh komunitas pemulung ini juga sekaligus sebagai salah satu langkah untuk mewujudkan Takalar yang sehat dan bersih. (ira/mir/c)
Komunitas Pemulung Takalar Bertekad Hidup Sehat
×

