MAROS, BKM — UKM Seni To’do Limayya Universitas Muslim Maros (UMMA) menggelar Festival Tari Kreasi dan Musik Akustik tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Maros pada Sabtu dan Minggu (19-20/1). Kegiatan ini bertemakan ‘Melestarikan Nilai Budaya ri Butta Salewangang Melalui Seni di Era Milenial’.
Ketua Panitia Pelaksana, Muh Asri Nur, menyampaikan, dirinya sangat berterimakasih atas kerjasama seluruh pihak dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. ”Kami tentu sangat berterimakasih atas kerjasama dari semua pihak. Berkat sinergi kita semua kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berniat untuk memfasilitasi para pelajar yang memiliki bakat dalam bidang kesenian untuk dapat menunjukkan bakat dan meningkatkannya,” ujar mahasiswa semester 1 UMMA yang akrab disapa Acci ini.
Ketua Umum UKM Seni To’do Limayya, Syafriuddin, berpesan kepada peserta agar dapat benar-benar menunjukkan bakatnya dan bersaing secara sehat dalam festival tersebut.
”Kita tentunya berharap adik-adik peserta dapat bersaing secara sehat. Kita harapkan setiap peserta menunjukkan bakatnya demi menjaga kebudayaan kita. Sebab, kalau bukan kita yang melestarikan budaya kita, lalu siapa lagi? Karena dewasa ini, kita melihat banyak pemuda yang malu melestarikan budayanya sendiri. Kan aneh. Makanya, kami harapkan melalui kegiatan ini, kita dapat bersama-sama melestarikan kebudayaan kita,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, salah seorang dewan perumus UKM Seni To’do Limayya, Syamsul Bakhtiar Assegaf, mengajak seluruh peserta yang ada untuk bersama-sama menjaga kebudayaan yang merupakan indentitas daerah Maros.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMMA, Muhammad Nurjaya, sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar UKM Seni To’do Limayya. Karena sangat progresif dalam melihat kondisi di sekitarnya.
”UKM Seni To’do Limayya adalah UKM yang paling bergengsi di UMMA. Tentunya kami sangat bangga memiliki lembaga kesenian tersebut. Apalagi saat ini menggelar kegiatan yang tujuannya adalah untuk bersama-sama menjaga kebudayaan kita. Dan ini juga sejalan dengan visi UMMA, yakni menjadi kampus pelestari lingkungan dan kearifan lokal,” tutupnya. (ari/mir/c)
Festival Tari Kreasi dan Musik Akustik
×

