MAKASSAR, BKM — Masyarakat Luwu Timur kini bisa bernafas lega. Pelaku kejahatan yang populer disebut kolor ijo, yang dalam beberapa bulan terakhir meneror masyarakat, dibekuk aparat Polres Luwu Timur, Sabtu pekan lalu.
Pelaku yang saat ini statusnya sudah dijadikan tersangka, Ikbal alias Bala (33 tahun) diringkus setelah aparat memburunya ke Mangkutana.
Wakapolres Lutim Kompol Agus Khaerul mengatakan, pihaknya menelusuri keberadaan korban melalui ponsel yang dicuri dari korban terakhir. “Kemudian kita lacak, ditelusuri sampai pelakunya tertangkap di Masamba,” kata Agus yang dihubungi, kemarin.
Dari interogasi yang dilakukan aparat kepolisian, pelaku yang meneror dengan menusuk alat kelamin korbannya, mengaku melakukan aksi jahatnya sendirian.
Hanya saja, pihak kepolisian tak langsung percaya terhadap pengakuan pelaku. Terlebih lagi dari 40 lebih korbannya semuanya perempuan dan mengalami luka tusukan di bagian vital atau kelaminnya. Kuat indikasi, tersangka melakukan aksi karena belajar ilmu hitam.
Agus melanjutkan, pelaku mengaku ada kepuasan tersendiri saat aksinya berhasil. Target korban diintai oleh pelaku selama beberapa hari.
“Bahkan yang terakhir itu, korbannya tidur bersama suaminya di dalam rumah, saat pelaku menjalankan aksinya,” ungkap Agus.
Dia mengaku, Polres Lutim sebenarnya masih ingin menyembunyikan penangkapan pelaku untuk pengembangan kasus. Namun, momen ini dipercaya untuk menciptakan iklim keamanan yang kondusif agar masyarakat tidak dibayangi ketakutan.
Mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar ini menjelaskan, dari laporan yang diterima pihaknya sudah ada 18 kejadian dan saat dilakukan penunjukkan TKP ada sekitar 19 buah. Tersangka sendiri terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
“Kita sangkakan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan, junto pasal 338 tentang pembunuhan, junto pasal 363 tentang pencurian dan pasal 64 tentang perbuatan berlanjut. Ancaman hukumannya bisa mencapai 12 tahun penjara. Sampai saat ini kita masih lakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Agus.
Sementara itu, Penjabat Bupati Lutim Irman Yasin Limpo mengatakan, pihaknya bersama masyarakat berterima kasih terhadap kepolisian yang berhasil menangkap pelaku.
“Saya apresiasi kinerja kepolisian Luwu Timur atas tertangkapya pelaku yang selama ini meresahkan dan membuat paranoid masyarakat. Penangkpana itu menjadi prestasi yang membanggakan. Apalagi korbannya sudah mencapai 40 orang,” kata None, sapaan akrab Imran YL.
Dia berharap dengan tertangkapnya pelaku, tidak ada lagi ketakutan masyarakat, khususnya kaum perempuan karena peristiwa serupa. (rhm/rus/c)
Korban 40 Perempuan, Kolor Ijo Diduga Belajar Ilmu Hitam
Dibekuk Polres Lutim di Masamba
×

