KETUA Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sinjai Andi Zainal Iskandar ikut prihatin terkait ditangkapnya ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Romahurmuziy alias Romy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Keprihatinan Zainal Iskandar dikemukakan lantaran adanya konspirasi atas penangkapan Romy di jawa Timur Jumat kemarin.
Meski demikian, politisi asal Kecamatan Sinjai Timur itu menyampaikan bahwa dirinya tetap menghargai proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya ke KPK.
Tetapi Zainal juga meminta KPU untuk tetap mengedepankan proses hukum praduga tak bersalah.
“Kami di Sinjai sebagai kader PPP dan ini adalah ujian bagi kami dan masalah ini kami serahkan ke proses hukum yang sementara ditangani oleh KPK dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah Romahurmuziy,” kata Andi Zainal Iskandar, Minggu (17/3).
Ia mengungkapkan bahwa ketuanya juga merupakan manusia biasa bukan nabi dan terlebih malaikat yang tidak luput dari kesalahan seperti manusia biasanya.
Dia juga mengatakan bahwa terlepas dari dugaan aksi jebakan yang banyak beredar, Zainal menyerahkan masalah itu ke proses hukum.
Tetapi bagi kader PPP di seluruh Indonesia termasuk di Sinjai tidak boleh bersedih karena hal itu bagian dari ujian.
Peristiwa itu juga merupakan ujian yang menjadikan motivasi bagi seluruh kader untuk seluruh kader PPP di Sinjai dan tidak boleh bersedih soal pristiwa.
Seperti diketashuin KPK telah menetapkan Romy sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi dalam seleksi jabatan di Kementerian Agama. (din/rif/c)
BKM/SAIDIN A. Zainal Iskandar
×

