pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Golkar, Demokrat, Gerindra dan Nasdem Berebut Puncak

MAKASSAR, BKM–Partai Nasdem diyakini akan menjadi pemenang di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar pada kontestasi pemilu legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Makassar Adi Rachmatika Dewi.
Menurut Cicu-panggilan akrab Andi Rachmatika Dewi, partainya yakin menjadi pemenang di Kota Makassar maupun Sulsel. Alasannya setelah melihat komposisi calon anggota legislatif (Caleg) yang dipasang dan ikut bersaing, dapat diyakini bila partai pengusung restorasi itu akan menjadi pemenang. “Insya Allah Ketua DPRD menjadi target,”ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Makassar Erick Horas mengatakan tidak mempermasalahkan jika banyak partai kini saling mengklaim unggul dan menjadi pemenang dalam pileg mendatang. Namun, fakta yang didapatkannya dilapangan, bahwa Partai Gerindra mempunyai peluang yang sama dan bisa unggul dibanding partai lainnya.
“Saya pikir semua partai politik tentu ingin menjadi pemenang Pemilu silahkan saja mengklaim. Kalau partai Nasdem punya pikiran bisa menjadi pemenang, yah Partai Gerindra juga lebih optimis lagi karena kami punya informasi terpercaya bahwa peluang kami sangat besar untuk menang nantinya,”ungkapnya, Rabu (20/3).
Dirinya juga tidak mau mengklaim dirinya, akan menduduki ketua DPRD Makassar sebelum pemilu telah usai. Dirinya hanya berfokus bagaiamana pilpres ini bisa memenangkan ketua umumnya di Makassar, persoalan lain dirinya disampingkan.
“Enggaklah kita masih fokus pilpres menjadikan Prabowo Subianto Presiden. Masyarakat kita ini sudah pintar semua menilai mana yang bisa menjadi pemimpin cerdas dan fokus memperjuangkan suara rakyatnya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar, Farouk M Betta dengan jawaban singkatnya mengaku tidak pernah takut dan mempermasalhkan jika Partai Nasdem ataupun partai lainnya bisa merebut kursinya sebagai Ketua DPRD Makassar. “Sah-sah saja jika mereka (Nasdem) mengklaim itu. Tidak masalah, yang membuktikan kan pada pemilihan nanti,” tuturnya.
Kondisi saat ini Partai beringin ini tidak sedikitpun gentar akan hilangnya suara untuk masing-masing Caleg, bahkan banyak caleg golkar bisa menang dua dan tiga caleg di masing-masing dapil.
Sebelumnya, Partai Demokrat mengaku tidak ingin lagi mengalah pada Pileg nanti.
Olehnya itu, DPC Demokrat Makassar optimis jika kali ini partai berlambang bintang mercy akan meraih posisi puncak dan menduduki posisi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.
Tidak hanya yakin akan menduduki jabatan Ketua dewan, namun partai yang dibentuk Susilo Bambang Yudhoyono ini juga optimis bisa sekaligus, meraih partai pemenang di Makassar dengan adanya kader yang potensial.
Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) mengaku untuk ketiga kalinya dalam periode di DPRD Makassar, dirinya optimis bisa meraih kursi ketua DPRD Makassar. Untuk itu dirinya mengambil jabatan ketua DPRD Makassar, ia akan mendorong isu pembangunan fisik.
“Tentu, inikan untuk tiga periode saya. Demokrat harus unggul dibanding partai lain, kita punya caleg yang punya potensial besar untuk bisa duduk lebih banyak. Jadi tidak ada masalah jika meraih posisi itu,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Apalagi diketahui saingan terberatnya adalah Partai Golkar dan Partai Nasdem. Dimana kedua partai tersebut saat ini mengajukan beberapa kader petahananya yang memilih hengkang dan beralih kepartai lain. Olehnya itu, ARA akan fokus pada wilayah penganggaran mana yang membutuhkan pembangunan fisik.
“Semua potensial, maka kita tahu dan masyarakat tahu bagaimana kinerja kader demokrat. Karena kedepan ini betul-betul penganggaran lebih cepat belanja langsung, terhadap progran yang betul-betul tepat sasaran, produktif ke tengah-tengah masyarakat,”bebernya.
Terlebih lagi, pada Pileg 2014 lalu Demokrat memang tercatat sebagai partai pemenang pemilu alias pemilik suara terbanyak. Hanya saja saat itu, kursi Ketua DPRD Makassar direbut oleh Golkar lantaran kalah raihan kursi. Demokrat memperoleh 7 kursi sementara Golkar 8, pasalnya sebaran suara Demokrat disetiap Dapil tidak merata. (ita/rif)



×


Golkar, Demokrat, Gerindra dan Nasdem Berebut Puncak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar