MAROS, BKM — Komunitas religi Majelis Qur’an Baburrahmah (MQB) Maros tidak pernah sepi dalam aksi keummatan. Menandai pergantian bulan Maret ini, MQB mengadakan kegiatan Pengajian Gabungan, Minggu (31/3/2019).
Pengajian gabungan ini digelar bersama dengan Majelis Taklim Nurul Mubarak Perum Nusa Idaman, Majelis Taklim Garbi Bontopuasa, Majelis Taklim Perum Taniaga Permai serta Orang Tua Santri-Santriwati TPA Baburrahmah.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai refleksi introspeksi bersama dalam mengisi aktivitifitas rutin selama triwulan pertama tahun ini.
Tema yang diangkat dalam Ngaji Bareng Emak-Emak MQB adalah Qur’an sebagai Pedoman Hidup Manusia. Dalam tausiah ini dibeberkan cara mengatasi masalah yang kadang datang melanda dalam kehidupan.
Pengajian ini menghadirkan pembicara ustaz Muzayyin Arif, MPd. Dalam ceramahnya, Muzayyin mengatakan, solusi untuk semua stressor ada lima, yaitu bergerak (ciptakan aktifitas positif), galang kebersamaan, belajar (majelis ilmu), tidak boleh lalai (meningkatkan kepedulian) dan senantiasa menjaga hubungan dengan langit (Allah SWT).
Nasehat tersebut, kata Muzayyin, terangkum dalam Al-Qur’an surah Thaha (20) ayat 42.
Pembina MQB Maros, Fatmawati Beta, S.Pd.I menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada ustaz H. Muzayyin Arif. M.Pd atas ilmu yang telah dibagikan kepada komunitas emak-emak ngaji gabungan kali ini.
Tokoh masyarakat Maros H. Muh. Nur Arif, SE yang juga hadir dalam acara tersebut turut mengamini apa yang dipaparkan Muzayyin Arif.
Suasana acara ngaji gabungan emak-emak MQB juga dihadiri Hj. Wahidah, Nurlia, Sunggu, Hajrah, Salehah, Mirnawati, Wahidah, Intang dan Sudirman Abi Azki Direktur Pendidikan SD Islam Cendekia Baddoka Makassar. (rls)

