MAROS, BKM — PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kembali mengadakan penandatangan perjanjian kerjasama dengan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu Keamanan Hasil Perikanan Makassar (BKIPM) Internasional Sultan Hasanuddin. Penandatanganan perjanjian ini berkaitan dengan pemeriksaan lalulintas ikan dan hasil perikanan di wilayah Makassar. Perjanjian ini merupakan perjanjian kedua yang dilaksanakan. Sebelumnya ditahun 2017, perjanjian yang sama telah dilakukan.
Lingkup perjanjian meliputi pencegahan penyelundupan dan pendidikan, pelatihan dan sosialisasi terkait perikanan kepada personel keamanan Angkasa Pura I. Kegiatan ini dihadiri General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kepala BKIPM, perwakilan kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, pejabat Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dan perwakilan maskapai dan groundhandling.
GM PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi, menjelaskan, sinergitas melalui penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan untuk mencegah penyelundupan hasil perikanan. Mulai dari baby lobster, kepiting bertelur, lobster bertelur, dan hasil laut lainnya.
”Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mendukung penuh perjanjian kerjasama ini dan semoga dapat menghasilkan kerjasama yang baik dan terus menerus berkoordinasi ketika ada barang yang dicurigai,” ujar Wahyudi.
Sementara itu, Kepala BKIPM Makassar, Sitti Chadijah, menjelaskan, selama ada perjanjian kerjasama ini, maka angka tingkat pelanggaran penyelundupan dapat ditekan. Sebelumnya, ditahun 2017, ada sekitar 405 kasus penyelundupan yang berhasil dicegah dan ditangani.
Sementara kurun waktu 2018, angka tersebut mengalami penurunan menjadi 225 kasus. Penurunan angka penyelundupan ini bisa dicegah karena tidak terlepas dari sosialisasi kepada masyarakat dan pengusaha perikanan terkait larangan menyelundupkan hasil perikanan. Saat ini, BKIPM juga fokus pada pencegahan penyelundupan lobster.
”Saya berterima kasih kepada Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin bisa memberikan sinergitas terhadap tugas masing-masing demi menyelamatkan hasil perikanan. Karena tanpa ada kerjasama yang baik, maka pencegahan penyelundupan ini sulit untuk dilakukan,” ujar Sitti Chadidjah. (ari/mir/c)
Angkasa Pura dan BKIPM Kembali Jalin Kerjasama
×

