pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

BPBD Simulasi Penanganan Gempa Bumi

BULUKUMBA, BKM — Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Bulukumba menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana dirangkai peringatan Hari Otonomi Daerah ke 23 Tahun 2019 di Lapangan Pemuda Bulukumba, Senin (29/4).
Usai pelaksanaan Apel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba melakukan aksi simulasi terkait penanganan bencana gempa bumi di lapangan.
“Suatu pagi, saat warga sedang melakukan aktifitas kesehariannya, tiba-tiba terjadi gempa berkekuatan 4,3 skala rikhter. Seketika meruntuhkan seluruh bangunan, akibatnya banyak orang yang terjebak dalam reruntuhan bangunan, serta menimbulkan banyak korban,” ujar narator dalam membuka aksi simulasi yang diperagakan oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Bulukumba.
Pada aksi itu, Kades setempat langsung menghubungi Kepala BPBD via telepon dan melaporkan kejadian gempa yang baru saja terjadi.
“Siap pak, kami segera kirim personil ke lokasi kejadian,” jawab Kepala BPBD di seberang telepon.
Sesaat kemudian, personil tiba di lokasi bencana, mereka tampak melakukan evakuasi terhadap korban di salah rumah yang runtuh. Saling berbagi tugas, ada yang membangun tenda darurat, ada yang memantau kondisi korban, ada yang memotong sisa bangunan untuk mempermudah akses evakuasi korban yang berada di dalam rumah. Aksi selesai dengan penyelamatan korban yang luka. Ada pun korban “meninggal” dimasukkan di kantong jenasah.
Wabup Tomy Satria Yulianto yang menjadi Pembina Apel menyampaikan sambutan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Tren bencana Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data menunjukan tahun 2018 jumlah kejadian bencana sebanyak 2.572 dan telah mengakibatkan korban manusia sebanyak 4.814 meninggal dan hilang, 21.064 orang luka-luka, dan 10,2 juta orang mengungsi serta dengan kerugian mencapai lebih dari 100 triliun rupiah, baik kerugian material maupun lainnya.
Dengan memahami risiko, maka kita dapat mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sehingga risiko tersebut dapat diperkecil.
“Slogan “Siap untuk Selamat” mengedepankan empat hal, yaitu pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan dan peringatan dini,” ujar Tomy. (min/C)



×


BPBD Simulasi Penanganan Gempa Bumi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar