GOWA, BKM — Sebanyak 13.922 orang murid sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidayah (MI) dari 492 sekolah telah menjalani ujian akhir sekolah berbasis nasional (UASBN) tahun ajaran 2019 ini.
UASBN yang telah diikuti masing-masing murid SD 12.579 orang dari 411 SD dan MI sebanyak 1.343 orang dari 82 MI selama tiga hari itu pada 22, 23, 24 April kemarin itu menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Salam, telah usai dan bersamaan waktunya dengan UNBK siswa SMP dan MTs.
”Iya, pelaksanaan UASBN SD/MI ini telah usai dilaksanakan dan waktunya bersamaan dengan UNBK SMP/MTs kemarin. Cuma kalau SD itu ujiannya cuma tiga hari sedang SMP empat hari,” jelas Kadis Pendidikan Gowa, Salam kepada Berita Kota Makassar, Sabtu malam (27/4).
Salam pun berharap, para murid SD/MI yang baru lulus ini akan dapat melanjutkan ke jenjang sekolah menengah pertama yang tentunya berdasarkan sistem zona kewilayahan dalam proses penerimaannya nanti (penerimaan siswa baru).
Selain itu, ia berharap tingkat kelulusan para murid berdampak pula pada raihan nilai hasil UASBN tahun ini. Keoptimisan Kadisdik Gowa ini senada dengan keoptimisan Koordinator Wilayah (Korwil) Disdik Kecamatan Tinggimoncong, Amran Azis.
Kepada Berita Kota Makassar, Amran mengatakan, tahun ajaran 2018/2019 ini tercatat sebanyak 400 orang murid SD/MI di wilayah Rayon Korwil Tinggimoncong. Di Tinggimoncong, terdiri lima subrayon menggunakan 20 ruang dan melibatkan pengawas ruang 40 orang. Sedangkan panitia terdiri dari KKKS 25 ditambah dua orang pengawas dan staf Korwil enam orang.
”Semoga para murid kami di Tinggimoncong dapat lulus UASBN dengan nilai tinggi,” jelas Amran. (sar/mir)
13.922 Murid SD/MI di Gowa Usai UASBN
×

