MAKASSAR, BKM–Direktur Operasional (Dirops) Perusahaan Daerah Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Ahmad Susanto menyebutkan selama ramadan ini kebutuhan daging mengalami peningkatan sebesar 50 persen. Selama Ramadan, RPH menyembelih 60 hingga 100 ekor sapi.
“Dari jumlah yang kita sembelih ini, masih jauh dari kata cukup suplai daging di Kota Makassar, dimana RPH hanya mampu menyuplai daging di Kota Makassar hanya 6 hingga 8 ton dalam sehari,” ujar Ahmad.
Kata Ahmad, dari jumlah daging yang disuplai tersebut belum mampu memenuhi permintaan masyarakat. Sementata seharusnya di Makassar itu sendiri butuh daging seharinya sekitar 23 ton.
“Berarti kita ini di Makassar kekurangan daging 10 hingga 12 ton dalam sehari,” ujarnya.
Sehingga dikatakan Ahmad, salah satu solusinya adalah mengimpor daging dari luar daerah.
“Impor daging ini ada dari dalam daerah, ada juga daging yang diimpor dari luar negeri, ini dilakukan tidak lain untuk memenuhi kebutuhan daging warga kota Makassar,” jelasnya.
Agar daging impor dapat diterima oleh masyarakat, Ahmad mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar untuk terus melakukan pemeriksaan daging yang berasal dari luar daerah.
“Masalah kesehatan daging, itu tugas DP2 yang selalu melakukan pemeriksaan, dan ini memang perlu dilakukan pengawasan,” ujarnya.(nug/war/c)
Kebutuhan Daging Selama Ramadan Meningkat
×

