BULUKUMBA, BKM — Dinas Pariwisata Bulukumba melatih pengelola homestay di Kabupaten Bulukumba. Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan di Hotel Agri, Selasa (18/6).
Panitia Pelaksana A. Aryono mengatakan rangkaian pelatihan akan dibagi dalam empat tahap yaitu pelatihan manajemen homestay, pelatihan pemandu wisata tracking, pelatihan pemandu wisata selam dan pelatihan pemandu wisata budaya.
“Saat ini, kami baru melaksanakan tahap pertama untuk pelatihan manajemen homestay,” ujar Aryono.
Homestay, merupakan salah satu strategi pemerintah menggalakkan pariwisata berbasis masyarakat. Pengembangan pariwisata meniscayakan pelibatan berbagai sektor. “Pengembangan pariwisata tidak dapat berdiri sendiri, namun senantiasa bersinggungan dengan aspek lainnya, seperti ketersediaan akomodasi para pengunjung seperti hotel dan homestay,” ujarnya.
Wabup Tomy Satria Yulianto mengatakan bangga melihat para peserta yang hadir didominasi oleh generasi muda dari beberapa kecamatan, seperti Kindang, Bontobahari dan Kajang. Tomy percaya bahwa generasi mudalah sebenarnya yang menjadi driver (penggerak) maju tidaknya pariwisata suatu daerah. Merekalah yang menjadi ujung tombak dalam mendorong pertumbuhan kegiatan-kegiatan kepariwisataan.
Tomy memberikan contoh di daerah-daerah wisata seperti Bali, Lombok dan Jogja. Di sana penggerak atau tulang punggungnya pariwisata ada pada anak muda. “Di anak mudalah candradimuka kegiatan-kegiatan kreatif, dan di situlah tempatnya upaya mencari inovasi-inovasi yang membuat wisatawan ingin kembali berkunjung,” ujarnya.
Melalui pelatihan seperti ini, lanjut Tomy, harus dapat merubah mindset kita pada aspek hospitality atau pelayanan dan keramahan sebagai tuan rumah.
”Tamu harus dilihat sebagai raja yang harus dilayani dengan baik karena dari situlah kita meyakini ada dampak ekonomi bagi daerah kita,” ungkapnya. (min/D)
Dispar Latih Pengelola Homestay
×

