MALILI, BKM–Debat publik tiga paslon yang berlangsung digedung Simpurusiang Kecamatan Malili, Selasa (1/12) mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, khususnya dari pengurus KNPI.
Pada debat tersebut, paslon nomor urut 1, Nur Husain-Esra Lamban menyatakan komitmen akan memisahkan instansi kepemudaan dari dinas induk yakni Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora).
Hal tersebut dilakukan agar pemuda dapat fokus untuk mengurus masing-masing bidangnya. Pernyataan paslon usungan Demokrat dan PDIP tersebut mendapatkan apresiasi dari ketua KNPI Lutim, Fauzi Lukman. Fauzi mengaku perlu menjadi perhatian serius terhadap kepemudaan. Pasalnya, masyarakat di Lutim kurang lebih 30 persen merupakan generasi muda. “Kita tahu bahwa selama ini bidang yang mengurusi kepemudaan tersebut masih menggabung dengan dinas Dikbudparmudora sehingga program – program yang berkaitan dengan pemuda masih sangat minim. Hal ini dikarenakan dinas Dikbudparmudora selama ini juga di tuntut untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan di Lutim,” ungkap Fauzi. (alp/rif/c)
KNPI Apresiasi Pernyataan Nur-Esra
×

