pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Nelayan Terancam Kehilangan Pekerjaan

BULUKUMBA, BKM — Ratusan nelayan mengeluhkan pendangkalan sungai Teko Kampung Nipa Ujung Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Bahkan para nelayan terancam kehilangan pekerjaan.

Akibat pendangkalan sungai nelayan sulit melaut sebab tempat sandar kapal cepat surut. Padahal sungai tersebut satu satunya akses jalur masuk ke pelabuhan.
Terkadang ketinggian air kurang dari setengah meter, sehingga perahu tidak bisa bergerak masuk dan keluar.
Ketua Kelompok Nelayan Kampung Nipa Ujung Hamka menuturkan pendangkalan sungai Teko mengancam aktivitas para nelayan.
”Kami meminta pemerintah melakukan penggerukan sungai. Jika dibiarkan dua tahun kedepan kami akan kehilangan pekerjaan,”ujarnya Minggu (28/7).
Akibat sungai Teko dangkal, terkadang membuatnya dan nelayan lainnya tidak melaut, jikapun keluar harus cepat pulang karena mengejar air surut, sebab kapalnya tidak bisa masuk di pelabuhan sandar untuk membongkar ikan.
“Kami disini terbebani sekali dengan dangkalnya sungai teko, terkadang kami tidak melaut jika air pasang tidak naik, kalaupun kita melaut kita harus cepat pulang walau masih ingin menangkap ikan, karena kita kejar air surut,”sedihnya.
Tokoh masyarakat setempat H Muh Rustan mengatakan jika hari ini pemerintah tidak perhatikan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan nelayan, maka terancam para nelayan untuk kehilangan mata pencahariannya.
“Sudah beberapa tahun disampaikan keluhan nelayan terkait dangkalnya sungai Teko yang mengganggu aktivitas nelayan dan mengancam kelangsungan hidup dan keluarganya, tapi pemimpin hanya taunya janji janji palsu, tanpa ada bukti.” kesalnya.
Pemerintah Kelurahan Bentenge Kecamatan Ujung Bulu yang tidak pernah melakukan musrembang soal keluhan nelayan, apalagi mau mendampingi warganya menyampaikan ke atasannya. (min/C)



×


Nelayan Terancam Kehilangan Pekerjaan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar