pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tangan Berdarah karena Terkena Isi Klip dan Paku

KEDUA tangan Saiful Ahmad cekatan membongkar sarung jok motor di bengkelnya yang ada di Jalan Toddopuli Raya Timur. Bengkelnya tidak jauh dari traffic light (lampu lalu lintas).

Laporan: ARIF AL QADRY

Hanya membutuhkan waktu 15 menit, dia mampu menyelesaikan renovasi satu jok sadel motor meliputi mengganti sarung jok sampai memapas busa jok.
Sarung jok untuk sadel motor begitu ramai terpasang di depan bengkel Saiful. Ada yang bermotif juga ada yang hanya berwarna hitam polos berserat. Selain ramai juga tidak kalah ramainya pembuatan plat nomor kendaraan sepeda motor dan mobil. Barang-barang itu dijual pria kelahiran Ujung Pandang 25 Juli 1982 dengan harga terjangkau.
Sudah sepuluh tahun, Saiful menggeluti bisnis renovasi sadel motor dan ganti plat nomor kendaraan. Tepatnya dimulai pada 2008 lalu. Awal menggeluti bisnis renovasi sadel dari ikut dengan kakak kandungnya di Kabupaten Gowa.
“Dulu saya cuma ikut saja sama kakak bekerja di service perbaikan sadel motor di Gowa. Lima bulan belajar dan sudah bisa kerja sendiri, akhirnya kakak saya minta ke saya buka di sini (Toddopuli Raya Timur). Ya… sampai sekarang ini di sini,” ucap Saiful membuka cerita kisah awalnya membuka bengkel sadel motor.
Memapas busa sadel sampai memasang sarung jok sadel awalnya sangat sulit dirasakannya. Butuh waktu sampai 20 menit untuk menyelesaikan satu sadel. Namun lambat laun, tangannya pun mulai mahir mengerjakan itu. Dari 30 menit pengerjaan satu sadel menjadi 15 menit paling lambat.
Tangan berdarah karena kena klip atau paku sudah biasa terjadi padanya khususnya diawal-awalnya bekerja. Tak sampai disitu saja, jempolnya kadang sering bengkak-bengkak terkena palu saat dia mengerjakan plat nomor kendaraan.
“Awalnya itu susah-susah gampang. Saya berproses ada lima bulan baru bisa sempurna menghasilkan hasil usaha pekerjaan. Kalau sadel motor, waktu saya masih proses, busanya sering miring-miring kalau saya memapas atau menambahkan busa. Jadi diperbaiki lagi sampai benar-benar baik. Kadang tangan berdarah kena klip paku dan juga sering kena palu kalau buat plat nomor. Kalau dulu sampai 30 menit pengerjaan satu sadel, sekarang sudah bisa selesaikan kurang 15 menit satu sadel,” sebutnya.
Setelah tiga tahun ikut bersama kakaknya di Kabupaten Gowa, dia pun mengajak kakaknya untuk membuka usaha di Makassar. Modalnya dia bagi dua. Walhasil, kakaknya mendukung dan memeberikan modal untuk sewa tempat termasuk membeli bahan seperti sarung sadel, klip, busa dan plat untuk nomor kendaraan.
Harga sarung sadel di bengkel Saiful relatif terjangkau, dari Rp50 ribu – Rp Rp150 ribu. Papas busa jok sadel Rp20 ribu, bikin plat nomor kendaraan mobil Rp100 ribu dan nomor plat motor Rp50 ribu. Saiful pun bersaing harga dengan bengkel sadel lainnya yang berada di Makassar.
Dalam sehari, penjualan sarung jok sadel di bengkelnya bisa laku sebanyak lima lembar sehari. Dalam satu bulan bisa menjual ratusan lembar. Sedangkan untuk pesanan pembuatan plat nomor kendaraan dalam satu bulan bisa 15-20 plat kendaraan.
“Kalau sehari tidak menentu berapa banyak bisa terjual untuk plat kendaraan. Tapi dalam sebulan tidak lewat 15-20 plat terjual dan sarung jok sadel bisa 150 lembar satu bulan,” jelasnya. (*)



×


Tangan Berdarah karena Terkena Isi Klip dan Paku

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar