pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Seringkali Tangan Berdarah Terkena Irisan Bambu

MENYAMBUT peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Kemerdekaan Indonesia yang akan digelar sabtu dua minggu ke depan, dimanfaatkan Dg Tata untuk mengais rezeki dengan menjual bambu sebagai tiang bendera ataupun keperluan lainnya.

Laporan: ARDHITA

Sosok bapak dua orang anak ini kepada penulis mengaku, setiap hari menjual bambu di pinggir jalan sebagai mata pencarian. Aktivitas ini juga jadi pengisi waktu luangnya dikala dirinya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan sebagai kuli pasir di Maros tahun 2013 lalu.
“Bukan saya pemiliknya ini, saya cuman disuruh jual sama jaga disini. Kegiatanku di siniji, mulai pagi ada ma menjual di sini menunggu orang pesan bambu sampai malam. Karena orang yang punya ini juga kasih tempat tinggal, saya tinggal di Maros, istri dan anakku disana juga,” ungkapnya saat ditemui didepan kantor Kecamatan Tamalanrea.
Selain itu bapak kelahiran 1984 ini bercerita dirinya mampu menjual perharinya bambu sebanyak 100-200 batang bambu dan langsung mengantarkannya sendiri di tempat pembelinya. Hasil dari bambu yang dijual Dg Tata, ia mendapat upah sebanyak 3.000 rupiah per satu bambu yang laku.
“Dicukup-cukupkan saja, dari pada saya dulu angkut pasir sama ji juga dan lebih enak menjual ini, dapatnya pun sama. Jadi tiap 2 minggu saya pulang kasih uang istri anak di maros, kebetulan juga ada anak bayi ku jadi terkadang saya titip ini bambu sama keluargaku yang menjual juga disini,” ujarnya.
Jualan bambu merupakan kesenangan tersendiri bagi Dg Tata pada pagi, siang hingga malam hari. Jika ada pembelinya, tidak peduli berapa biji bambu yang dipesan, Dg Tata dengan senang hati mengantarkannya dengan mendorong gerobak miliknya.
“Iya cuman antar pakai gerobak saja, karena saya kerja disini sendiri. Terkadang ada keluarga bantu juga menjaga atau bantu antarkan, tapi kebanyakan saya kerja sendiri ji,” ucapnya.
Harga bambu yang dijual Dg Tata mulai ukuran 5 Meter seharga Rp 15 ribu, 7 Meter seharga Rp 25 ribu dan 10-15 meter seharga Rp 30 ribu. Dengan setianya kepada bambu-bambunya, tak heran beberapa batang bambu hijaunya menghiasi pinggiran jalan di area tempatnya berdagang.
Selain berjualan bambu, ia juga menerima pembuatan pagar bambu. Dg Tata mengakui kebutuhan pagar bambu yang dibuat dirinya rupanya lama-kelamaan sangat menjanjikan, soalnya permintaan akan kebutuhan pagar bambu yang dipesan kian bertambah.”Memang resikonya ada dek, tangan bisa berdarah karena terkena irisan bambu atau dijatuhi bambu jika dipikul,” katanya. (*)



×


Seringkali Tangan Berdarah Terkena Irisan Bambu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar