pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kemarau Berakhir Oktober

MAKASSAR, BKM– Di bulan ini, Makassar masih berada di puncak musim kemarau. Diperkirakan pada akhir Oktober mendatang barulah musim kemarau ini berakhir.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami, mengatakan, jika saat ini, cuaca ekstrim memang cenderung terjadi. Olehnya berbagai hal perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Puncak musim kemarau ini menghasilkan suhu udara mencapai maksimal 30 derajat celcius. Suhu ini cukup tinggi dan tergolong ekstrim. Apalagi dengan kelembaban udara yang cukup rendah. Bahkan kelembaban di Makassar kini hanya 30 hingga 20 persen.
Sementara kecepatan angin cukup tinggi, hingga mencapai 30 km/jam. Kecepatan angin ini memang belum cukup ekstrim, namun dikatakan Nur, ini juga harus diwaspadai.
“Sekarang memang perlu diwaspadai dengan suhu udara yang tinggi dan angin kencang. Titik api perlu diperhatikan, gampang sekali terjadi kebakaran,” kata Nur.
Nur memprediksi, hujan akan mulai turun saat musim kemarau berakhir sekitar akhir Oktober. Sementara awal musim hujan diprediksi baru akan terjadi pada November mendatang.
“Akhir Oktober ini kami perkirakan sudah akan turun hujan, tapi belum intens. Hujan ringan akan mulai sering terjadi tapi tidak setiap hari. Kalau musim penghujan, diperkirakan akan mulai November,” jelas Nur.
Kondisi ini hampir terjadi di semua daerah di Sulsel. Kecuali di Sulsel bagian utara, karena di sana tidak memiliki musim yang tetap.
Sulsel bagian utara ini dikatakan Nur hingga kini masih tetap turun hujan. Antara lain di daerah Masamba, Luwu Utara, Malili, Toraja Utara, Tana Toraja, Enrekang, Luwu, dan Palopo.(nug)




×


Kemarau Berakhir Oktober

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar