BARRU, BKM — Wartawan senior Makassar Pena, Andi Burhanuddin menghembuskan nafas terakhirnya di UGD RSUD Barru, Selasa (17/9) malam. Kabar duka meninggalnya Puang Bur langsung beredar luas ke grup wartawan dan Humas Pemkab Barru.
Wakil Bupati Barru Nasruddin AM dan Ketua TP PKK Kabupaten Barru Hj Hasnah Syam terlihat melayat ke rumah duka di Wirittasi Kelurahan Mangkoso Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru, Rabu (18/9)
Informasi meninggalnya wartawan senior ini berawal dari adanya foto almarhum yang diapload ke Ahmadi, jurnalis Harian Pare Pos kemudian disusul dengan telepon dari petugas UGD, yang mempertanyakan. Apakah kenal dengan sosok foto tersebut.
Ahmadi bergegas menuju RSUD. Setelah itu menyusul sejumlah jurnalis rekan profesi Puang Bur berdatangan melayat almarhum di ruang UGD.
Bukan hanya wartawan memenuhi ruang UGD. Kabag Humas Pemkab Barru Yossi Febrisia bersama stafnya juga ikut melayat dan mengurus proses evakuasi jenazah hingga ke rumah duka di Wirittasi.
Sebelum meninggal dunia. Andi Burhanuddin yang menderita asma, masih sempat membonceng istri dan anak perempuannya berkeliling Kota Barru pada Selasa siang. Tapi dalam perjalanan asmanya kambuh.
Almarhum kemudian bergegas ke RS untuk penanganan medis. Tak berselang lama dirawat, nyawa wartawan senior tak bisa lagi tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
“Kami turut mendoakan semoga almarhum diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya. Begitu pula kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran menghadapi cobaan ini, ” tandas Nasruddin.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru Hj Hasnah Syam, saat melayat menyampaikan doa saat melayat ke rumah duka.
(udi/C)
Wabup Melayat ke Rumah Almarhum
×

