pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

HUT Sulsel tanpa Anggaran Pasti

MAKASSAR, BKM — Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan jatuh pada tanggal 19 Oktober mendatang.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, berbagai kegiatan akan dilaksanakan untuk mewarnai peringatan HUT ke 350 tahun Sulsel itu.
Pemprov Sulsel juga telah membentuk kepanitiaan yang bertugas menyukseskan setiap agenda yang dirancang.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abd Hayat Gani, memegang komando teratas sebagai penanggung jawab HUT Sulsel. Sementara Asisten III, Tautoto Tana Ranggina diberi kepercayaan untuk menjadi Ketua Pelaksana dibantu Plt Kepala Bappeda, Prof Rudy Djamaluddin sebagai Wakil Ketua.
Puncak Perayaan HUT Sulsel tahun ini kemungkinan besar dilaksanakan bukan pada tanggal 19 Oktober.
Pasalnya, menurut Sekprov Sulsel, Abd Hayat Gani, berdekatan dengan jadwal pelantikan Presiden Indonesia Joko Widodo dan wakilnya KH Ma’ruf Amin, 20 Oktober mendatang.
“Kita undur beberapa hari setelah pelantikan presiden dan wakil presiden,” ungkap Abdul Hayat usai memimpin rapat persiapan HUT Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Senin (7/10).
Rencananya, peringatan HUT Sulsel baru akan digelar Kamis, 24 Oktober mendatang.
Ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam HUT Sulsel tahun ini. Diantaranya beberapa kegiatan sosial seperti donor darah, Fun Bike, Jalan Santai, dzikir bersama, dan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap HUT Sulsel, yakni Pameran Pembangunan atau Pekan Raya Sulsel.
Khusus untuk pameran pembangunan, akan dilaksanakan di Celebes Convention Centre (CCC) dan dibuka setelah upacara peringatan HUT Sulsel yang juga dilaksanakan di tempat yang sama.
Peringatan HUT Sulsel yang sudah berusia tiga setengah abad tersebut diprediksi tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya karena keterbatasan anggaran. Apalagi, saat ini, Pemprov Sulsel sangat ketat dalam pengelolaan anggaran. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak berani mengeluarkan anggaran jika tidak bisa dipertanggungjawabkan dengan jelas dan memang tidak masuk dalam program yang dananya dibiayai APBD.
Pelaksanaan HUT Sulsel kali ini menurut Hayat lebih mengutamakan efesiensi dan efektifitas. Meski berlangsung dalam kesederhanaan, pihaknya menjamin akan tetap berlangsung meriah.
“Kita menghematlah yang tidak terlalu seremonial. Makanya kita gabung antara hari jadi dengan pameran pembangunan di kawasan CCC. Setelah formal hari jadi Pak Gubernur langsung pemotongan pita memulai pameran pembangunan,” jelasnya.
Ketua Panitia HUT Sulsel, Tautoto Tanaranggina menambahkan, untuk
kegiatan olahraga dan sosial seperti donor darah atau anjangsana sudah bisa dilakukan pada tanggal 19 Oktober.
“Kalau dzikir sebisa mungkin sehari sebelum peringatan HUT Sulsel,” tambah Asisten Administrasi Pemprov Sulsel ini.
Dalam peringatan HUT Sulsel nanti, ada beberapa proyek juga yang akan diresmikan dan diluncurkan oleh Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah. Salah satu proyek yang kemungkinan akan diresmikan adalah jalan perintis ke Seko yang sudah bisa dilalui mobil.
Salah seorang OPD yang enggan disebut namanya mengeluhkan jika tidak tahu harus mengambil anggaran dari mana untuk berkotribusi dalam HUT Sulsel.
“Kita tidak tahu mau ambilkan anggaran dari mana. Kita disuruh efisiensi anggaran,” ungkapnya. (rhm)




×


HUT Sulsel tanpa Anggaran Pasti

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar