pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Desa Ujung Tombak Pembangunan Nasional

Wabup Minta Dana Desa Dikelola Baik

MAMASA, BKM — Pemilihan kepala desa (Pilkades) serempak di 49 desa yang tersebar di 15 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Mamasa, berlangsung lancar dan terkendali. Pemilihan yang dilaksanakan pada 15 Desember tersebut diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan di setiap desa.
Desa merupakan ujung tombak pembangunan yang tentunya menjadi harapan terdepan dalam berjuang memajukan kehidupan masyarakat. Olehnya itu, pemilihan kepala desa sudah menjadi harga mati harus sukses dan terkendali. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Mamasa, Victor Paotonan saat meninjau beberapa desa yang melaksanakakan pemungutan suara.
”Ujung tombak pembangunan nasional adalah pembangunan ditingkat pedesaan. Hal ini harus dipahami, mengingat dari sekitar 234,2 juta penduduk Indonesia, sekitar 14,15 persen adalah penduduk miskin. Dan mereka umumnya tinggal di perdesaan dan daerah kumuh perkotaan. Untuk itu, perlu kiranya kita duduk bersama dalam berbagai diskusi untuk melakukan pemetaan terhadap berbagai permasalahan dan isu-isu strategis yang dapat kita angkat dalam rangka penanggulangan kemiskinan pedesaan,” kata Victor.
Victor menekankan kepada para calon kepala desa di setiap desa yang menyelenggarakan pemilihan agar bersaing secara sehat dan berdasarkan aturan yang telah disepakati. ”Aturan yang telah dibuat harus menjadi dasar untuk melaksanakan pemilihan. Jangan menafsirkan macam-macam aturan tersebut agar tidak memicu kecurangan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, salah seorang warga pemilih di Desa Pebassian yang tidak ingin identitasnya diketahui, menyebutkan, pemilihan kepala desa di desanya kali ini berlangsung seru. Menyusul adanya dana desa yang akan dikucurkan dalam tahun 2016 mendatang cukup memadai.
Menjawab hal tersebut beberapa waktu lalu, Bupati Mamasa, H Ramlan menjelaskan, anggaran desa yang akan dikucurkan dalam tahun 2016 mendatang sebesar Rp128 miliar. Olehnya itu, bupati menekankan agar dana desa yang dikucurkan nantinya harus dikelola dengan baik sesuai aturan pengelolaan simdes dan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya masyarakat.
”Kabupaten Mamasa telah menjadi proyek percontohan simdes di Indonesia, sehingga kita tidak boleh main-main dengan pengelolaan keuangan desa,” ujarnya.
Perlu diketahui, pengelolaan dana desa tersebut tentunya membutuhkan pengelolaan yang baik. Termasuk manajemen akuntansi yang akurat, sehingga diharapkan para kepala desa baik yang sudah defenitif maupun yang baru akan terpilih diharapkan pandai-pandai merekrut para bendahara yang memiliki kapasitas dan SDM pengelolaan keuangan yang baik. Sehingga tidak tersandung pada masalah administrasi keuangan desa yang tentunya berujung pada masalah hukum. (dar/mir/c)



×


Desa Ujung Tombak Pembangunan Nasional

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar