MAKASSAR, BKM — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel bersama Tim PKK Kota Makassar dan PDAM Makassar kembali menggelar aksi sosial bagi-bagi air bersih di wilayah yang membutuhkan, Kamis (17/10).
Kali ini, daerah yang disasar adalah Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya dan Kelurahan Katimbang, Kecamatan Tamalanrea.
Sebanyak 26 tangki air bersih dibagikan kepada masyarakat di dua wilayah tersebut.
Seperti kondisi di hampir seluruh wilayah utara Makassar, di dua kecamatan tersebut, akses untuk memperoleh air bersih sangat sulit. Apalagi selama musim kemarau ini.
Untuk memenuhi kebutuhan, masyarakat terpaksa membeli air seharga Rp1.000 hingga Rp2.000 per jerigen.
Salah satu warga di Untia, Bahar menjelaskan kondisi seperti itu sudah bertahub-tahun terjadi. Apalagi di musim kemarau saat ini.
“Kalau musim hujan, bisaji tampung aor hujan. Tapi kalau kemarau, terpaksa beli air pakai motor,” ungkapnya.
Di sekitar sana, ada juga warga yang menggunakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi, dan bersih-bersih. Namun karena posisinya berada dekat laut, kadang air yang dibor sedikit asin. Belum lagi kalau kemarau seperti ini, air sama sekali tidak bisa diisap oleh pompa.
Bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal dan Plt. Direktur PDAM kota Makassar, Hamzah Ahmad, Lies turun langsung mengisi wadah air milik masyarakat di dua kecamatan tersebut.
“Kami bekerjasama dengan PDAM selalu care pada kebutuhan masyarakat. Saya sebagai seorang Ibu tau air sangat penting untuk keluarga,” terang Lies F Nurdin.
Dia menyebutkan, untuk tetap memenuhi kebutuhan air masyarakat di Kelurahan Untia, Pemprov Sulsel menempatkan satu unit reservoir penampung air berkapasitas 200 kubik air yang bisa diakses langsung oleh masyarakat.
“Kami harap selama musim kemarau, kebutuhan air untuk masyarakat di Kelurahan Untia tetap terpenuhi,” kata Lies.
Selain memberikan bantuan air kepada masyarakat, Lies juga membagikan tumbler bagi masyarakat di dua kecamatan tersebut.
Sementara itu, Hamzah Ahmad mengaku akan tetap memenuhi kebutuhan air masyarakat yang mengalami krisis air bersih khususnya pada empat kecamatan di kota Makassar.
“Kami berkomitmen penuh sebab ini menjadi kewajiban kami, apalagi dukungan Pemprov sangat besar,” terang Hamzah.
Hamzah menyebutkan, dalam waktu dekat solusi jangka panjang berupa pemasangan pipa PDAM di Kecamatan Untia akan dilaksanakan.
“Hal ini sudah kami bahas bersama Pemkot Makassar, juga bersama tiga developer property di sekitar kawasan ini,” jelasnya.
Sebelumnya, Lies juga membagikan bantuan 30 tangki air bersih bagi warga di Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. (rhm)
Warga Untia dan Katimbang Terima Air Bersih
×

