pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

RBN Hidupkan Kembali Budaya dan Seni Lokal

BARRU, BKM — Komunitas Rumah Budaya Nusantara(RBN) Sao Panrita Barru bekerja sama Pemkab Barru melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, mendedikasikan diri untuk mewujudkan program Rumah Budaya Nusantara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan menggelar pentas seni budaya lokal di Gedung Islamic Center, 19-20 Desember 2015. Untuk tahun ini, Barru mendapat giliran sebagai pelaksana kegiatan RBN.
Ada sejumlah kegiatan budaya yang ditampilkan RBN Sao Panrita Barru. Diantaranya seminar budaya, pagelaran musik dan tari, drama tari Colliq Pujie, workshop tari musik dan pameran foto. Meski RBN fokus pada masing-masing kearifan budaya lokal dari daerah Barru sebagai tuan rumah, tapi karena hal ini menjadi program nasional, maka berbagai sanggar seni dari beberapa daerah di Sulsel dan luar provinsi ikut diundang untuk menampilkan seni budaya andalannya. Salah satunya dengan ahdirnya duta seni tari dari Dewi Motekar Jawa Barat.
Ketua RBN Sao Panrita Barru Nasdir Rafli mengatakan, RBN merupakan gagasan dan bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali budaya seni lokal di kalangan generasi muda. Kalangan muda inilah yang tampil di pentas sebagai wakil dari berbagai sanggar lokal Barru dan luar Barru.
”Saat ini banyak jenis tarian lokal milik daerah ini yang dikhawatirkan tidak lagi dikenal oleh anak-anak muda kita, jika tidak dilestarikan. Untuk itu, wadah RBN menjadi jawaban untuk menghidupkan kembali budaya lokal yang nyaris dilupakan oleh pemiliknya sendiri,” jelas Nasdir, akhir pekan lalu.
Dalam pentas RBN Sao Panrita Barru yang mengangkat tema Siesso Ri Sulessana, murni menampilkan budaya yang memiliki kearifan lokal Barru. Sseperti penampilan Group Pammencak Maddo, Sanggar Bolong Ringgi, Sanggar Seni Colliq Pujie, Sanggar Kreatif, UKM Seni Budaya Ihya STIA Al Gazali dan Sanggar Seni Lajulo SMAN 2 Barru.
Nasdir Rafli yang juga jebolan IKIP Ujung Pandang (sekarang UNM Makassar) ini menyatakan ada enam sanggar lokal yang ditampilkan, karena RBN ini bertujuan mengaktualisasi budaya lokal.
Acara ini dibuka Pelaksana Tugas Kadis Pariwisata Barru Andi Syarifuddin. Kegiatan RBN mendapat respon positif dari berbagai kalangan. Apalagi banyak generasi muda yang masih berstatus siswa tingkat SMP menjadi bagian dari pemeran pentas seni budaya ini.
Di ajang RBN, kata Pengajar di SMP Negeri 1 Mangkoso ini, ikut pula ditampilkan para duta Sulsel pada FLS2N di Palembang 2015 baru-baru ini.
“Selain itu, kami juga menampilkan komposisi musik Manu’-manu’ dari SMP Mangkoso yang merupakan juara 2 di FLS2N untuk tingkat Sulsel,” pungkasnya. (udi/rus/c)



×


RBN Hidupkan Kembali Budaya dan Seni Lokal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar