BANTAENG, BKM — Camat Sinoa, H Harianto, Senin (18/11), mengatakan, angka anak putus sekolah di Dusun Batu Tiroa, Desa Bonto Bulaeng cukup tinggi.
“Disana (Baru Tiroa) banyak anak yang tidak sekolah,” ujar Harianto.
Selain putus sekolah, lanjut Camat, di dusun tersebut banyak juga anak usia sekolah yang tidak bersekolah. “Jumlah anak usia sekolah banyak. Tapi sayangnya mereka tidak bersekolah”, ungkapnya.
Camat yang juga mantan anggota DPRD Bantaeng ini, mengungkapkan pula keprihatinannya atas pernikahan dini yang masih berlangsung di dusun tersebut.
Jadi, ada tiga masalah yang harus segera diintervensi di Dusun Batu Tiroa. Yakni, anak putus sekolah, anak usia sekolah yang tidak bersekolah, dan kasus pernikahan dini.
Hal ini diungkapkan Camat di Kampung KB Desa Bonto Karaeng. Dia meminta kepada semua kader dan penyuluh KB agar bersama-sama menyukseskan program pemerintah dibidang pendidikan dan pencegahan pernikahan diusia dini.
Tentunya, lanjut Camat, para kader dan penyuluh KB harus melakukan pendekatan persuasif sesuai dengan karaktetistik masyarakat agar tidak menimbulkan ekses yang tidak diinginkan. (wam/C)

