GOWA, BKM — Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gowa berkomitmen mendorong pencegahan gizi buruk dan stunting pada bayi dengan memberikan edukasi kepada ibu hamil (Bumil) dalam rangka merencanakan kesehatan ibu dan bayi sejak dari kandungan hingga melahirkan.
Salah satunya dengan menggelar kelas ibu hamil dan penyuluhan 1.000 hari pertama kehidupan di Baruga Tinggimae rujab bupati Gowa, Sabtu (14/12). Kegiatan ini dilakukan TP PKK Gowa menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gowa dalam rangka memperingati hari ibu tahun ini.
Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan, mengatakan, dalam kelas bumil ini diikuti para bumil dan seluruh anggota PKK di Gowa. Kegiatan inipun mendapat respon sangat luar biasa. Sehingga jumlah peserta yang ikut melebihi kuota yang disiapkan.
”Kami tidak menyangka bahwa peserta termasuk para ibu hamil yang ingin ikut itu jumlahnya banyak. Makanya dalam kelas ini kita bagi dua sesi,” kata Priska.
Menurut Priska, kelas bumil yang juga dirangkaikan sejumlah kegiatan seperti kelas pijat laktasi, senam hamil, konsultasi kesehatan selama masa kehamilan, hingga kelas pijat untuk bayi ini sangat bermanfaat bagi para bumil maupun ibu yang telah melahirkan.
Ketua IDI Gowa, Suryadi mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif PKK dengan menggelar kelas bumil ini. Keterlibatan IDI Gowa dalam hal ini tentunya sebagai bentuk pengabdian dokter bagi masyarakat untuk memberikan pemahaman yang baik bagi ibu hamil bagaimana merencanakan kesehatan ibu dan bayi sejak dari kandungan.
Tujuannya antara lain, ibu dapat menjaga kehamilannya, ibu dapat meningkatkan kualitas nutrisinya, sehingga bayi yang dilahirkan akan sehat dan ibunya selamat. Kemudian ibu dapat merencanakan pemberian ASI eksklusif pasca melahirkan, ibu dapat melakukan perawatan bayi sehingga mendapatkan tumbuh kembang yang baik, selama masa pertumbuhan emas (golden periode). (sar/mir)
Bumil Harus Rencanakan Kesehatan Diri dan Anaknya
×

