pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Baru Satu Proyek 2020 Didaftarkan untuk Lelang

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengajukan usulan proyek ke unit layanan pengadaan (ULP) yang akan dikerjakan tahun depan di Desember ini. Khususnya terhadap proyek fisik yang nilainya cukup besar.
Namun kenyataannya, hingga mendekati pergantian tahun dari 2019 menuju 2020, baru satu paket yang terdaftar di Biro Pembangunan. Itupun baru dalam proses review. Proyek yang dimaksud adalah paket renovasi Stadion Mattoanging.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Rudi Djamaluddin yang juga Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi mengatakan, proses pengusulan lelang untuk sejumlah proyek saat ini sudah on progress. Pihaknya telah mengirim 10 paket proyek ke Inspektorat untuk direview. Menyusul paket pengawasan sebanyak 18 paket.
“Kita kirim sekarang ke Inspektorat 10 paket, dan 10 paket itu sedang direview. Kemudian paket pengawas itu sekitar 18 paket, ini baru (proyek) jalan dari Dinas Bina Marga,” ujar Rudi, saat ditemui di Lounge kantor Gubernur Sulsel, awal pekan ini.
Sementara, untuk proyek yang sempat gagal di tahun 2019 ini seperti Rest Area, kata Rudi akan kembali diusulkan. Namun dirinya meminta OPD terkait agar mempercepat usulannya ke Biro Pembangunan.
“Kalau rest area juga saya sudah minta teman-teman Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan
untuk sesegera mungkin menyelesaikan, hanya karena rest area ini kita bagi beberapa tahap,” bebernya.
Sementara itu, kata dia, pihaknya tetap akan melakukan lelang tender Desember ini, khususnya untuk paket proyek yang memiliki durasi penyelesaian minimal enam bulan.
“Jadi begini, yang perlu kita dorong cepat itu adalah paket-paket yang memang membutuhkan durasi penyelesaian yang panjang, supaya Biro Pembangunan itu tidak terbebani, tidak langsung syok,” pungkasnya.
Khususnya untuk proyek yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), lanjut Rudi, itu harus diselesaikan lelang tendernya karena wajib melapor ke pusat.
“Makanya DAK itu diatur oleh pusat, ada durasi dimana sekian persen (target) kita harus rampung,” tutup Rudi.
Khusus untuk jalan Sabbang-Seko di Kabupaten Luwu Utara, Rudi mengaku telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar lebih.
“Tahun depan digelontorkan kurang lebih Rp100 miliar, masih berharap ada dari APBN, utamanya dari sisa-sisa lelang seperti yang dijanjikan oleh kepala Balai Jalan. Nah kalau itu bisa turun dan kita bisa sekaligus tuntas aspal sampai di Seko,” tutup dia.
Diketahui, tahun ini, anggaran yang habis untuk jalan Seko, yakni dari APBN sebesar Rp30 miliar, Bantuan Keuangan Rp8 miliar, APBD Rp19 miliar, dan DAK Rp11 miliar.
Sebelumnya, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Biro Pembangunan Sulsel, Asrul Sani membenarkan jika proyek yang masuk untuk dilelang hanya satu, yakni Renovasi Stadion Mattoanging.
Lebih jauh kata dia, seharusnya OPD yang memiliki potensi tender cukup besar segera memasukkan usulannya. Ia menyebut termasuk sejumlah proyek yang gagal tahun ini.
“Jadi semua kegiatan fisik yang perencanaan DED-nya memiliki satu tahun anggaran fisik itu masukkan ke kami secepatnya. Termasuk semua proyek yang nilainya sangat besar, seperti RS Regional dan Rest Area itu,” ujar Asrul.
Asrul juga menyebut, pengadaan seperti makan minum hingga gaji cleanig servis seharusnya sudah diusulkan bulan ini.
“Intinya semua anggaran yang jangka panjang hingga enam bulan ke atas, itu harus masukkan bulan ini, agar kita juga secepatnya proses,” tuturnya. (rhm)




×


Baru Satu Proyek 2020 Didaftarkan untuk Lelang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar