MAMUJU, BKM — Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus mendesak pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Balanipa dari kabupaten induknya Kabupaten Polman. Pembentukan DOB ini dimaksudkan untuk mengatasi kemiskinan dan ketertinggalan di Provinsi Sulbar.
Menurut Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, akhir pekan lalu, dengan adanya DOB, maka pelayanan pemerintahan dapat semakin dekat ke masyarakat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar mendukung sepenuhnya pembentukan pemekaran daerah di Sulbar. Termasuk di antaranya Kabupaten Balanipa. Dan prosesnya akan diupayakan dipercepat karena itu sudah menjadi kebutuhan
”Pemekaran Balanipa tak dapat ditolak, karena akan menjadi solusi mengatasi kemiskinan dan ketertinggalan khususnya di wilayah Kabupaten Polman,” katanya.
Mantan pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat optimistis Kabupaten Balanipa yang akan dimekarkan dari Kabupaten Polman, akan terus diperjuangkan untuk mewujudkannya. ”Kami akan selalu berjuang untuk mewujudkan Kabupaten Balanipa sebagai salah satu DOB di Provinsi Sulbar dan optimistis dapat terwujud tahun ini,” kata Ketua Forum Mahasiswa Mandar Bersama yang merupakan organisasi mahasiswa pejuang pembentukan Provinsi Sulbar, Abdul Rahim, di Mamuju.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulbar ini mengatakan, pihaknya akan terus berjuang melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan Kabupaten Balanipa menjadi DOB di Provinsi Sulbar. Komite aksi pembentukan Kabupaten Balanipa pemerintah dan DPRD Kabupaten Polman DPRD Provinsi Sulbar, dan wakil Sulbar di DPR RI maupun anggota DPD RI asal Sulbar serta tokoh pemuda dan masyarakat telah menemui Mentri Dalam Negeri untuk memberikan desakan agar Kabupaten Balanipa segera diwujudkan tahun ini.
”Balanipa sudah layak jadi DOB di Sulbar sesuai kajian yang sudah dilakukan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mewujudkannya. Sehingga dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan,” ujarnya. (*mir)
Gubernur Dukung DOB Balanipa
×

